BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Pasar Beringharjo mulai Kamis (11/4/2018) buka hingga malam hari./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Kegiatan jual beli di pasar Beringharjo kini bisa dilakukan sampai malam. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pengamanan ekstra agar tidak terjadi pencopetan yang lebih rawan terjadi di malam hari.
Selama hampir sebulan semenjak pasar Beringharjo dibuka sampai malam, belum ada laporan mengenai pencopetan yang terjadi pada pengunjung. Meski begitu, pengamanan tetap diperketat.
"Sampai saat ini belum ada laporan aman terkendali, dari pihak pasar sendiri pengamanannya diperketat," ungkap Budi selaku petugas keamanan pasar Beringharjo, Senin (14/5/2018).
Budi mengatakan, tidak ada jumlah penambahan anggota keamanan, tetapi penjagaan dilakukan dengan sistem berkeliling di area pasar setiap satu jam sekali dan dilakukan dalam dua sif.
Hal senada diungkapkan Elia salah satu pedagang yang juga membuka toko sampai malam.
"Alhamdulillah aman, sekalipun belum ada [pencopetan]. Soalnya pintunya tidak dibuka semua hanya tiga pintu. Pintu utama, belakang dan situ [bagian samping] untuk mengantisipasi," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Komnas HAM membentuk tim proyustisia untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM berat dalam Peristiwa Kuda Tuli 27 Juli 1996.
DPT Pilur Gunungkidul ditetapkan 120.887 pemilih. Coblosan serentak di 31 kalurahan digelar 26 September 2026.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.