Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA—Revitalisasi drainase di Jalan Babaran, Kelurahan Umbulharjo mulai dikerjakan. Akses jalan tersebut tertutup untuk umum kecuali penghuni di kawasan jalan tersebut.
Tahap awal, proyek ini dilakukan dengan membongkar drainase lama sebelum diganti dengan drainase yang baru. Sejumlah truk pengangkut juga hilir mudik mengangkut material proyek. "Selama dikerjakan ruas jalan ditutup untuk umum," kata Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Jogja, Aki Lukman Nur Hakim, Kamis (5/7).
Penutupan ruas Jalan Babaran tidak dilakukan sekaligus melainkan per penggal. Tahap pertama yang akan ditutup ialah mulai dari Jalan Veteran ke barat hingga simpang Jalan Dr. Supomo. Tahap kedua penutupan dilakukan dari simpang Jalan Dr. Supomo ke barat hingga simpang empat Jalan Glagahsari. Sedangkan tahap ketiga atau terakhir dari simpang empat Jalan Glagahsari ke barat sekitar 100 meter. “Dengan begitu, aktivitas warga tidak akan terganggu,” kata dia.
Adapun durasi penutupan jalan setiap penggal tersebut bervariasi antara satu hingga dua bulan. Secara keseluruhan, ruas Jalan Babaran kembali normal maksimum tiga bulan pasca-pembongkaran. "Saat sosialisasi, warga tidak mempermasalahkan pekerjaan selama sehari penuh. Tujuannya agar cepat selesai dan aktivitas normal lagi," kata Aki.
Kontrak dengan pihak ketiga, kata Aki, sebenarnya sudah dimulai sejak April lalu. Selama dua bulan terakhir rekanan fokus membuat box culvert sebagai konstruksi drainase. Sebagian besar kebutuhan box culvert sudah disiapkan sehingga rekanan tinghal mengganti konstruksi lama dengan yang baru.
"Secara teknis pekerjaan bisa lebih cepat. Tapi mereka harus berhati-hati karena di bagian tengah jalan ada saluran air limbah. Kalau tidak hati-hati dalam membongkar dan memasang box culvert bisa membahayakan saluran limbahnya," kata Aki.
Salah seorang warga, Hartini mengaku tidak mempermasalahkan proyek tersebut berjalan 24 jam. Alasannya agar kondisi jalan Babaran bisa kembali normal. Jika kelamaan, dia khawatir justru akan mengganggu usaha yang ada di sekitar lokasi proyek. "Nggak masalah dipercepat. Apalagi dimensi drainase juga lebih besar dibandingkan sebelumnya. Kalau dulu 1,2 x 1 meter yang sekarang katanya 2 x 2 meter," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.