Advertisement
Dihantam Gelombang Tinggi, Saatnya Pesisir Gunungkidul Ditata Ulang
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gelombang tinggi menghantam hampir semua pesisir Gunungkidul. Akibatnya belasan warung, lapak, dan sejumlah fasilitas umum rusak.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki tak bisa menampik adanya kerugian yang ditimbulkan oleh terjangan gelombang tinggi tersebut. Akan tetapi dia mengklaim telah melakukan sejumlah antisipasi untuk meminimalkan kerugian.
Advertisement
Dia mengatakan jika masih ada kerugian atau kerusakan yang parah hal tersebut dikarenakan lapak atau bangunan yang terlalu dekat dengan pantai. "Aturannya seharusnya 100 meter tinggi pasang laut tidak boleh ada bangunan. Itu kan sudah ada aturannya, namun ya masih ada saja terkadang yang melanggar," kata dia.
Ia mengatakan untuk antisipasi kedepan atau meminimalisir dampak gelombang tinggi seharusnya memang perlu ada penataan, selain juga kesiapan masyarakatnya.
BACA JUGA
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan untuk kawasan pantai memang perlu ada penataan. Ia mengatakan sebenarnya dulu sudah ada tim namun tidak ada progres. "Saya akan bicara ke Ibu Bupati [Badingah] terkait pentingnya revitalisasi sekitaran pantai ini. Saya akan bantu pastinya nanti ditunuk penasihat, pembimbing atau lainnya saya siap," kata Immawan.
Ia mengatakan setidaknya penataan tersebut dilakukan secara bertahap mulai dari Pantai Baron, Sepanjang, Drini, dan Pulang Sawal. "Masyarakat sekitar juga harus mendukung tentunya penataan ini, karena seringnya kan semangat untuk penataan kalau sudah terkena bencana, namun pas tidak ada, terkadang menghiraukan himbauan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








