Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Petugas Dishub saat menyidak parkir liar di kawasan sekitar Jl. Sriwendani, Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Menanggapi wacana kenaikan tarif parkir yang kini tengah dalam tahap pembahasan raperda oleh DPRD dan Pemkab Gunungkidul mengundang komentar sejumlah masyarakat.
Salah satunya diungkapkan Seto Wibawa, 26. Warga Bantul yang tengah bekerja di Gunungkidul tersebut mengaku tidak keberatan jika tarif parkir naik. Namun, dengan catatan perlu adanya karcis dan jaminan keamanan kendaraan. "Intinya sih setuju-setuju saja, tapi ya harus ada tanggungjawabnya, jangan lepas tangan kalau ada barang yang hilang atau motor yang tahu-tahu rusak," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (21/9/2018).
Meski bukan warga asli Gunungkidul, tapi lantaran aktivitasnya di banyak di Bumi Handayani, Seto meminta adanya evaluasi ulang kebijakan kenaikan tarif parkir ini. Jangan sampai kebijakan ini justru memberatkan masyarakat.
Hal senada diungkapkan salah satu pemilik warung makan di Wonosari, Ika. Dia tidak mempersalahkan adanya kenaikan tarif parkir asal para tukang parkir bertanggungjawab. "Tidak masalah sih, selama ya ada tanggungjawabnya biar enggak ada yang dirugikan," ucapnya.
Warung makan milik Ika sendiri buka sejak pagi hingga malam. Pada jam-jam makan di warung tersebut kerap ramai pengunjung. Walhasil demi menunjang keamanan kendaraan milik pembeli, para tukang parkir dipersilahkan mengais rejeki di tempatnya. "Rejeki juga sudah ada yang atur, mau naik atau turun [tarif parkir] kalau mereka [pembeli] sudah senang ke sini ya saya pikir tidak akan mempengaruhi apapun," ucap dia.
Seorang warga Wonosari, Angga, 28, mengatakan kebijakan kenaikan tarif ini perlu ditinjau kembali. Menurutnya perlu ada komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. "Kalau istilah yang saya pakai sih rembuk kembali dulu saja, jangan sampai lah ini [tarif parkir] justru malah jadi masalah," ucapnya.
Adapun wacana kenaikan tarif parkir di Gunungkidul ini terungkap dalam pembahasan perubahan raperda perparkiran di sidang Paripurna DPRD Gunungkidul pada Kamis kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.