Lowongan CPNS Dokter Spesialis di Kulonprogo Banyak Tak Laku

Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
17 Oktober 2018 08:50 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROO- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo mencatat total jumlah pendaftar seleksi CPNS Kulonprogo 2018 sebanyak 2.390 orang yang mengisi 383 formasi. Dari jumlah tersebut, beberapa formasi dokter spesialis nihil pendaftar.

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan BKPP Kulonprogo Trusta Hendraswara mengungkapkan dari 12 formasi dokter spesialis, hanya empat formasi yang masing-masing terisi satu pendaftar, yakni dokter spesialis orthopedi, dokter spesialis kesehatan jiwa, dan dokter spesialis jantung serta pembuluh darah di RSUD Wates dan dokter spesialis obstetri/ginekologi di RSUD Nyi Ageng Serang.

Sementara sisanya yang kosong yakni dokter spesialis penyakit dalam, spesialis penyakit mata, S2 sub spesialis bedah, spesialis bedah, dan spesialis mulut, spesialis obstetri/ginekologi yang seluruhnya ditempatkan di RSUD Wates. Sementara untuk spesialis anestesiologi dan spesialis radiologi berada di RSUD Nyi Ageng Serang.

Trusta mengatakan pendaftar di formasi dokter spesialis memang agak sulit dicari karena faktor usia. Dokter spesialis lanjutnya biasa mencapai status itu saat usianya sudah lebih dari 35 tahun. Sementara untuk mendaftar jadi PNS, usia maksimalnya haruslah 35 tahun.

"Kalau spesialis kami sesuai dengan daerah lain yakni kalau di daerah tersebut kurang, ya, tetap kosong. Kan tidak mungkin diisi karena sudah menyangkut jabatan," ucap Trusta kepada Harianjogja.com, Selasa (16/10/2018).

Selain dokter spesialis, jabatan yang sepi peminat adalah formasi khusus guru kelas ahli pertama yang diperuntukan bagi penyandang disabilitas.