Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Anak-anak mengikuti rangkaian kegiatan Sarasehan Membangun Semangat Bela NKRI di Tanah Perdikan Ecoedupark, Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Selasa (18/12/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja, KULONPROGO—Sebagai upaya menanamkan nilai Pancasila serta Bhineka Tunggal Ika kepada anak-anak, Forum Tanah Perdikan Ecoedupark mengadakan kegiatan Sarasehan Membangun Semangat Bela NKRI di Tanah Perdikan Ecoedupark, Dusun Puyang, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Selasa (18/12).
Dalam kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari forum group discusion (FGD) kebangsaan tokoh lintas agama yang digelar Selasa (4/12/2018), puluhan anak-anak dari PAUD, TK hingga SD mengikuti permainan yang dibalut dengan nilai-nilai kebangsaan. Selain itu diadakan pula dialog semangat bela NKRI bagi masyarakat sekitar.
Ketua Forum Tanah Perdikan Ecoedupark, Aloysius Edy Priharsono, mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu merangsang anak-anak untuk memiliki karakter yang bernilai Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya anak-anak merupakan salah satu anggota bangsa yang perlu dipersiapkan dan dibimbing untuk terus memegang semangat Pancasila. "Sehingga diharapkan anak-anak ini mampu jadi penerus bangsa, dan menunjukan bahwa NKRI itu kuat meski berbeda-beda latar belakang," ucap Edy.
Edy mengatakan kegiatan ini juga sebagai upaya agar anak-anak bisa memahami pentingnya nilai toleransi antar sesama. Hal itu diwujudkan dengan deklarasi damai antar umat beragam di akhir kegiatan.
Inisiator acara yang juga merupakan perwakilan tokoh lintas agama, Romo FX Alip Suwito, mengatakan kegiatan ini ingin menunjukkan bela NKRI menjadi salah satu hal yang harus diupayakan. Dia berharap melalui kegiatan ini karakter kebangsaan dan bela NKRI bisa tertanam di masyarakat khususnya anak-anak.
"Bersama dengan anak-anak kami bisa menanamkan kembali nilai-nilai NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan juga kebhinekaan. Untuk peserta dewasa diharapkan bisa semakin terbuka pemahamannya tentang NKRI," ucapnya.
Salah satu satu guru PAUD Mitra asal Dusun Balong, Desa Banjarsari, Kecamatan Samigaluh, Sumarni, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya dengan adanya kegiatan ini mampu mengenalkan anak-anak didiknya tentang pentingnya kebersamaan dan menghargai perbedaan. "Di sini anak-anak tidak memandang teman-temannya itu siapa dari latar belakangnya, yang mereka tahu itu adalah temannya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.