Perayaan Pergantian Tahun, Letto Ramaikan Malioboro

Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo. - Istimewa
25 Desember 2018 21:20 WIB Wisnu Wardhana Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menyediakan tiga panggung hiburan di sepanjang Jalan Malioboro untuk menyambut pergantian tahun dari 2018 ke 2019 dengan menghadirkan grup band asal Jogja, Letto. Selain itu Dinpar juga menyiapkan pesta kembang api untuk menyambut pergantian tahun tersebut.

Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, mengatakan, dengan adanya panggung hiburan ini diharapkan wisatawan menghabiskan tahun baru di Malioboro. Apalagi saat ini Malioboro menjadi kawasan pedestrian sehingga lebih nyaman bagi wisatawan yang berkunjung. “Kegiatan yang kami siapkan ini diharapkan bisa mendongkrak wisatawan yang datang ke DIY,” katanya, Jumat (21/12/2018).

Tiga panggung hiburan ini, menurut Wardoyo, akan menampilkan konsep yang berbeda, yaitu pertunjukan seni tradisional, wayang dan pertunjukkan musik. “Kami tetap menampilkan kesenian tradisional karena Jogja masih sangat kuat dengan budaya,” katanya.

Panggung pertama terletak di depan Hotel Grand Inna Malioboro. Di tempat ini akan menampilkan seni tradisional dari Jogja yang akan berkolaborasi dengan seni tradisional dari daerah lain di luar DIY. Nanti ada panggung untuk pertunjukkan kesenian angguk, campursari modern dan juga seni dari bintang-bintang pantura [pantai utara] yang didatangkan dari Cirebon yang merupakan seni tradisi masyarakat Jawa Barat. “Kami tetap berpijak pada roh seni tradisi, dengan mencoba menambah suasana dengan percampuran seni budaya ini. Diharapkan upaya bisa menjadi pertunjukan yang menarik yang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan dalam menikmati pergantian tahun baru,” katanya.

Panggung kedua di depan Malioboro Mal bakal menampilkan kolaborasi wayang kulit dan wayang golek yang didatangkan dari Jawa Barat untuk mengakulturasikan budaya menjadi sebuah percampuran budaya yang sangat menarik.

Sedangkan panggung ketiga yang ada di depan pintu masuk Kepatihan akan menampilkan seni musik modern. “Kami akan menghadirkan bintang tamu band lokal yang sudah terkenal yaitu Letto,” kata Wardoyo. Dengan adanya tiga panggung ini diharapkan ada pembagian titik-titik keramaian di sepanjang Malioboro. Ada wayang, ada seni tradisional dan juga ada pertunjukan musik.

“Silakan datang ke Malioboro yang bebas kendaraan bermotor bersama keluarga untuk merayakan malam pergantian tahun,” kata Wardoyo. Rencananya sejak pukul 16.00 WIB Malioboro akan ditutup dari semua jenis kendaraan bermotor.

Pertunjukan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata DIY akan dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir sesaat setelah pergantian tahun. Khusus pertunjukan wayang akan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB. Selain panggung, Dinpar juga menyiapkan pesta kembang api. “Kami bersama-sama dengan pengunjung Malioboro menikmati pesta kembang api,” katanya.