Jelang Tahun Baru, Banyak Pengendara Tak Paham Perubahan Arus Lalin di Jogja

Suasana Perempatan Gramedia terlihat ramai lancar, Senin (31/12/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
31 Desember 2018 22:20 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Rekayasa arus lalu lintas yang dilakukan selama perayaan pergantian tahun baru di Jogja masih belum dipahami sejumlah pengendara. Akibatnya tidak sedikit yang hanya berputar-putar kebingungan arah.

Salah satunya dialami Widyo, 25, warga yang berdomisili di Papringan, Depok, Sleman. Bersama sejumlah temannya, Widyo sejatinya akan meramaikan perayaan pergantian tahun di Tugu Jogja. Namun karena sejumlah ruas jalan ditutup, dia bersama rombongan hanya berputar-putar di sekitar Kotabaru.

"Sejak dari Galeria Mall sudah ada penutupan jalan, tapi kami masih bisa melewati sela-sela barikade. Eh di perempatan Gramedia jalan juga ditutup," katanya, Senin (31/12/2018) malam.

Berbelok ke arah Stadion Kridosono, Widyo mencoba mencari jalan ke Tugu melalui jalan Sabirin, Kotabaru. Dia pun harus gigit jari karena banyak kendaraan yang harus memutar. Penyebabnya, jalan dari Sabirin ke Sudirman diberi palang penutup dan dijadikan lahan parkir.

"Ya terpaksa kumpulnya di Kotabaru saja. Kan ada pedestarian Suroto. Mau ke Malioboro pasti ramai," katanya.

Widyo mengaku tidak mengetahui perubahan arus lalu lintas dimulai pukul 21.00 WIB. Tidak hanya dia, sejumlah pengendara baik roda dua maupun roda empat juga banyak yang kebingungan mencari jalan ke arah Tugu Jogja. Meski begitu, secara umum kondisi arus lalu lintas pada malam perayaan tahun baru terlihat lancar.