Ini Jalur Alternatif yang Digunakan untuk Pengalihan Arus Lalin Akibat Proyek Underpass Kentungan

Ilustrasi underpass - JIBI
12 Januari 2019 07:50 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Dinas Perhubungan (Dishub) DIY bersama kepolisian melakukan trial atau uji coba pengalihan arus lalu lintas pada Sabtu (12/1/2019) ini menyusul rencana pembangunan underpass Kentungan yang akan dimulai Senin (14/1/2019) mendatang.

Kepala Seksi Managemen Lalu Lintas Dishub DIY Bagas Senoaji mengatakan trial pengalihan arus tersebut dilakukan untuk melaksanakan rencana pengalihan arus dan mengantisipasi kemacetan panjang di simpang empat Kentungan.

"Trial ini kami laksanakan sesuai peta pengalihan arus. Trial dilakukan beberapa jam saja sebelum berlaku efektif pada Senin depan," katanya, Jumat (11/1/2019).

Dishub mengaku sudah mengantisipasi rencana pembangunan tersebut melalui pengaturan siklus-siklus traffic light yang ada di sekitar persimpangan agar tidak menimbulkan kemacetan. "Kami akan pantau kondisi lalin sebagai dampak dari proses pembangunan ini melalui area traffic control system," katanya.

Proyek untuk tersebut, lanjut Bagas akan dilakukan mulai dari sisi Barat. Selain pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik yang sudah ditentukan, Dishub juga mengarahkan kendaraan ke jalan-jalan kecil sebagai alternatif jalan yang bisa dilewati oleh pengendara.

Misalnya, dari arah timur (Polda DIY) kendaraan bisa melalui jalan sebelah selatan Terminal Condongcatur, Manukan, persimpangan Gandok, menuju arah Kamdanen ke Selatan hingga Simpang Monjali.

Dari arah Utara (Jalan Kaliurang), kendaraan bisa melalui jalan Damai ke arah Jalan Palagan untuk mencapai jalan Monjali. Dari arah Barat (Monjali), kendaraan bisa melalui jalur Monjali ke Utara, menuju jalan Damai ke arah persimpangan Ngasem untuk mencapai Maguwoharjo.

Adapun kendaraan dari arah Kampus UGM, pengendara bisa melewati arah Barat MM UGM menuju Jalan Monjali untuk menuju jalan Palagan dan jalan Magelang. "Itu beberapa jalur alternatif pengalihan arus yang bisa dilewati selama proses pembangunan underpass Kentungan," katanya.

Berikut rute pengalihan arus lalu lintas selama proyek pembangunan Underpass Kentungan (14 Januari-31 Desember 2019) :

Wilayah Timur

(Solo menuju Magelang)

Kendaraan besar, seperti Bus dan Truk dialihkan melalui jalur alternatif Cangkringan-Pakem-Turi-Tempel. Pengalihan jalur dimulai sejak dari Simpang Proliman, Kalasan.

(Solo menuju Wates/Purworejo)

Kendaraan akan dialihkan sejak perimpangan tiga Maguwoharjo ke arah Flyover Janti, Ringroad Selatan menuju Gamping, melewati Jalam Wates hingga Purworejo.

Wilayah Barat

(Wates menuju Magelang)

Kendaraan dialihkan melalui simpang Gamping, menyusuri Ringroad Barat-Terminal Jombor (jalan Magelang) menuju Tempel.

(Wates menuju Solo)

Kendaraan dari arah Wates menuju ke arah Solo dialihkan melalui Gamping melewati Ringroad Selatan ke Flyover Janti, menuju jalan Jogja-Solo.

Wilayah Utara

(Magelang menuju Solo)

Kendaraan dialihkan dari perempatan Temp menuju jalan Turi-Pakem, ke arah jalan Cangkringan dan Prambanan hingga jalan Jogja-Solo.

(Magelang menuju Purworejo)

Kendaraan dari arah Magelang diarahkan melalui jalur Jombor, Ringroad Barat menuju persimpangan Gamping hingga jalan Wates.