Update Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, 3 Juli 2026
Jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 3 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek waktu keberangkatan di sini.
Ilustrasi kesenian wayang topeng pedalangan./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA- Kelurahan Terban yang terletak di Kecamatan Gondokusuman Kota Jogja memiliki banyak potensi. Salah satunya, potensi seni dan budaya.
Lurah Terban Gondokusuman Anif Luhur Kurniawan mengatakan Kelurahan Terban salah satu kelurahan yang menyandang gelar sebagai Kelurahan Budaya. Kesenian dan kebudayaan yang ada di masyarakat masih dipertahankan. Salah satu kreasi seni yang sudah dinilai mapan adalah Jatilan.
Seni Jatilan yang dimaksud adalah kelompok seni Jatilan Turonggo Bekso Code Laras yang sudah memiliki jam terbang tinggi. "Yang sudah eksis adalah seni Jatilan. Lainnya masih dikembangkan oleh kelompok-kelompok seni seperti karawitan, keroncong dan lainnya yang ada di bawah lembaga kebudayaan Terban," katanya, Senin (14/1/2019).
Untuk terus mengembangkan kelompok-kelompok seni yang ada, selain ada pendampingan dari lembaga kebudayaan Terban juga dilakukan pendampingan dari provinsi. Pasalnya, penganugerahan Terban sebagai kelurahan budaya diberikan oleh Pemda DIY. "Tetapi kami juga terus mensupport setiap ada kegiatan, saat latihan ada pendampingan juga," kata Anif.
Bahkan dalam satu tahun ada sedikitnya tiga event sebagai ruang ekspresi bagi kelompok-kelompok seni di Terban. Mulai kegiatan merti kelurahan hingga event tingkat kota dan provinsi. "Untuk supporting dana juga diberikan melalui hasil Musrenbang kelurahan," kata Anif.
Tidak berhenti di sana, saat ini sedang dikembangkan pembentukan kelompok Bregodo Putri di mana anggota kesenian ini semuanya perempuan. Kelompok ini juga salah satu pengembangan dari kelompok seni Jatilan Turonggo Bekso Code Laras. "Ini dibentuk untuk memenuhi perkembangan yang ada. Kan tiap tahun provinsi mengadakan lomba bregodo makanya kami bentuk agar bisa ikut berpartisipasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kebudayaan Kelurahan Terban Lilik Julianto mengatakan meskipun sudah eksis kelompok kesenian yang ada di Terban masih memiliki sejumlah tantangan. Salah satunya adalah sedikitnya ruang berekspresi bagi kelompok-kelompok seni untuk bisa tampil di publik. "Kalau hanya latihan terus kan juga bosan. Ini menjadi salah satu tantangan bagaimana ruang-ruang berekspresi bagi kelompok-kelompok seni ini bisa diperbanyak lagi," kata Lilik.
Menurutnya, ruang-ruang pentas bagi kelompok-kelompok seni yang ada sangat minim. Dalam setahun hanya beberapa kali saja ada kesempatan untuk menunjukkan eksistensi para kelompok seni. Seperti mengikuti HUT Pemkot, perayaan Rajaban, mengisi kegiatan merti Belik dan Rowahan. "Untuk memotivasi mereka, setiap ada kegiatan sekecil apapun pasti kami libatkan. Ini dilakukan sebagai sarana eksplorasi," katanya.
Ia berharap rencana pendirian pusat kreasi pemuda di Pasar Terban diharapkan bisa segera terealisasi. Hal itu dinilai penting sebagai salah satu sarana bagi kelompok-kelompok kesenian di Terban untuk bisa mengekspresikan bakat, minat dan eksistensinya. "Jadi butuh banyak ruang-ruang untuk bisa berekspresi. Kami berharap rencana pendirian pusat kreasi tersebut bisa segera terealisasi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 3 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek waktu keberangkatan di sini.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 18 SMP swasta yang tidak mendapatkan murid dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027.
Protes kebijakan E20 di India meluas! Pengendara keluhkan mesin rusak dan BBM boros. Pemerintah sebut ini eksperimen, oposisi minta evaluasi.
Perpres Nomor 111 Tahun 2025 memasukkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai bagian dari analisis ancaman nonmiliter dalam kebijakan pertahanan negara.
Polresta Jogja memastikan dugaan pelecehan terhadap wisatawan di Titik Nol Kilometer tidak terbukti setelah pemeriksaan CCTV bersama korban.
Jorge Martin memimpin klasemen MotoGP 2026, tapi juga pembalap paling sering jatuh dengan 16 kali crash.