Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Proses jemput bola perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Balai Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kamis (27/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul telah mencatat 4.000 warga Bantul yang dinonaktifkan datanya oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Jumlah itu telah berkurang menjadi 1.120 warga karena sudah banyak yang mengaktifkan kembali.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan nonaktif data tersebut. Pertama data ganda serta nomor induk kependudukan lebih dari satu. Disdukcapil menegaskan bagi warga yang datanya dinonaktifkan untuk mengaktifkan kembali agar dapat melakukan perekaman e-KTP.
“Untuk mengaktifkan kembali syaratnya cuma membawa Kartu Keluarga ke sini [Disdukcapil] lalu kami akan mengaktifkan kembali data warga tersebut. Jadi tidak surat pengantar ataupun lainnya,” kata Kepala Didukcapil Bambang Purwadi ketika ditemui Harian Jogja pada Rabu (6/2/2019).
Hingga saat ini, proses perekaman data e-KTP di Bantul masih terus dilakukan. Sampai pertengahan Januari ini yang sudah merekam datanya adalah sebanyak 713.331 orang dari total 714.518 penduduk Bantul yang sudah masuk usia wajib KTP.
Sebelum penonaktikfan data tersebut pihak Disdukcapil Bantul telah berusaha keras agar tidak ada warga yang datanya diblokir dengan cara menemuinya langsung. Namun upaya tersebut belum mendapatkan hasil yang memuasakan. Pasalnya dari 4.000 warga tersebut tidak semuanya ada di Bantul.
“Sebelum diblokir itu kami sudah berusaha mendatangi rumah mereka agar datanya tidak diblokir. Tapi kan ada warga yang tidak di Bantul [merantau], ada yang di luar negeri juga. Jadi kami tidak bisa apa-apa kalau pusat sudah menonaktifkan, ini bisa jadi pembelajaran juga bagi masyarakat agar tidak bermalas-malasan mengurus administrasi kependudukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Bapanas menyebut dugaan pengoplosan 600 ton beras SPHP berpotensi merugikan negara Rp3,3 miliar akibat subsidi tak sampai ke masyarakat.
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 1 November 2026 didominasi berawan. Kulon Progo udara kabur, suhu berkisar 22–31 derajat Celsius.