Sebanyak 4 Indikator SDGs Meleset dari Target
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo sudah membuat indikator-indikator yang tertuang dalam Rencana Aksi Daerah (RAD) Sustainable Development Goals (SDGs) di Kulonprogo. Dari indikator tersebut, empat poin mempunyai catatan tersendiri karena capaian di tahun lalu meleset dari target.
Kepala Bidang Penelitian Pengembangan dan Pengendalian Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo Risdiyanto mengatakan tahun lalu DIY sudah menetapkan RAD SDGs yang akan diterapkan dari 2018 sampai 2022. Lalu, Pemkab embuat indikator-indikator yang juga sesuai dengan 17 tujuan dalam SDGs.
“Dari indikator yang dibuat, ada empat indikator yang capaiannya tidak memenuhi target," kata Risdiyanto kepada Harian Jogja, Jumat (8/2/2019). Indikator-indikator itu yakni angka kematian ibu (AKI), angka melek huruf, angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan.
Kepala Sub Bidang Evaluasi Pembangunan Bappeda Kulonprogo Kurniati Dwi Astuti menuturkan empat indikator yang belum memenuhi target tersebut diupayakan agar bisa tercapai di tahun ini. Karena itu, butuh koordinasi antarinstansi daerah maupun di luar Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share