Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Bupati Bantul Suharsono./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Suharsono menegaskan kesediannya maju lagi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020 mendatang jika masyarakat Bantul menghendakinya. Dia mengaku selama satu periode menjabat sebagai bupati, masih banyak pekerjaan yang belum ia rampungkan.
"Mudah-mudahan saya misalnya masih kuat, diberi umur panjang, dan masih dikehendaki masyarakat, akan saya selesaikan membangun Bantul dua periode. Ini kan masih belum selesai," kata Suharsono, seusai meresmikan Pasar Turi, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Selasa (26/2/2019).
Suharsono mengaku keinginannya untuk mencalonkan kembali supaya semua pekerjaan pembangunan di Bantul bisa tuntas dan maksimal. Setelah menjabat dua periode nantinya ia menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat.
Dia berjanji pascaperiode kedua menjabat tidak akan mendorong istri, anak, dan saudaranya untuk ikut dalam bursa Pilkada Bantul. "Makimum saya dua periode saja, habis itu terserah. Saya pastikan tidak akan mencalonkan anak dan istri [maju sebagai Bupati]," ujar Suharsono.
Sekadar diketahui, Suharsono dilantik menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bantul pada Februari 2016. Jabatannya akan rampung pada Februari 2021 mendatang.
Sementara Pilkada serentak akan digelar pada September 2020 mendatang. Selain Bantul di DIY ada Sleman dan Gunungkidul yang menggelar pilkada serentak 2020. Tahapan pilkada akan dimulai sejak September 2019.
Suharsono menjadi Bupati Bantul bersama Wakil Bupati Abdul Halim Muslih diusung Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Darwin Putu Arta mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan soal pilkada di internal Gerindra. "Kami masih fokus pada pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Fokus kami disitu dulu," kata Darwin.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul dari Fraksi PKS, Setiya mengapresiasi kesediaan Suharsono mencalonkan kembali menjadi bupati pada 2020 mendatang. Secara pribadi, Setiya berharap pilkada Bantul mendatang bisa diikuti banyak calon, sehingga masyarakat Bantul bisa memiliki banyak pilihan.
Meski demikian, tentunya pencalonan bupati dan wakil bupati Bantul juga tergantung perolehan suara di DPRD Bantul dalam pileg 17 April mendatang. "Yang bisa maju kan harus memiliki dukungan 20 persen kursi DPRD," ujar Setiya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.