Gapura Keistimewaan DIY Direncanakan Berdiri di Perbatasan Rongkop
Pemda Gunungkidul mendukung pembangunan gapura penanda keistimewaan DIY di perbatasan Rongkop-Wonogiri. Desain bertema Cahaya Pradipta disiapkan menjadi ikon ba
Ngadiyono./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul yakin menang menyusul adanya gugatan keberatan dari Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Ngadiyono, atas pencoretan sebagai caleg. Rencananya, sidang putusan di PTUN DIY dibacakan Senin (25/3/2019).
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan sejak awal jajarannya siap mengikuti prosedur dalam persidangan di PTUN. Dia menyerahkan sepenuhnya putusan ke majelis hakim yang memimpin sidang. “Proses sidang sudah dilaksanakan dan rencananya pada Senin dibacakan putusan sengketa,” kata Hani kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).
Meski menyerahkan putusan ke pengadilan, Hani optimistis bisa memenangkan persidangan meski di dalam kasus ini KPU Gunungkidul menjadi tergugat. Keyakinan itu cukup beralasan karena KPU menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. “Kami yakin majelis hakim memperkuat putusan yang telah kami buat,” ucapnya.
Sengketa di PTUN DIY muncul tidak lepas dari keputusan KPU Gunungkidul yang mencoret Ngadiyono sebagai caleg di Pemilu 2019. Dasar pencoretan mengacu pada Pasal 285 Undang-Undang No.7/2017 tentang Pemilu dan Surat Edaran KPU No.31/2018 tentang Caleg yang Tidak Memenuhi Syarat. Adapun dasar mencoret juga berdasarkan pada salinan putusan vonis Pengadilan Negeri Sleman terkait dengan pidana pemilu tentang penggunaan kendaraan dinas untuk menghadiri kampanye. “Setelah kami kaji dan koordinasi dengan KPU DIY dan KPU RI, akhirnya kami memutuskan mencoret Ngadiyono,” kata Hani.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Ngadiyono, sebagai pihak penggugat sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan singkat, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.
Meski demikian, beberapa waktu lalu Ngadiyono menyatakan terus berupaya agar bisa maju lagi sebagai calon anggota DPRD. “Gugatan saya ke Bawaslu Gunungkidul ditolak karena adanya surat edaran Bawaslu RI. Namun saya tidak berhenti dan akan maju ke PTUN,” kata Ngadiyono, Sabtu (23/2/2019).
Hal tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Bendahara DPC Gerindra Gunungkidul, Bambang Adi Waluyo. Saat dikonfirmasi terkait dengan perkembangan kasus, ia hanya menjawab bahwa putusan sidang PTUN akan dibacakan pada Senin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda Gunungkidul mendukung pembangunan gapura penanda keistimewaan DIY di perbatasan Rongkop-Wonogiri. Desain bertema Cahaya Pradipta disiapkan menjadi ikon ba
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.