Wow, Gedung Baru Puskesmas Temon 1 Dibangun Super Megah

Bangunan Puskesmas Temon II yang selesai dibangun di kompleks Relokasi Palihan, Selasa (28/8 - 2018).Harian Jogja/Uli Febriarni
27 Maret 2019 07:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Temon 1 di Kecamatan Temon, yang terdampak pelebaran jalan untuk akses New Yogyakarta International Airport (NYIA) rencananya bakal dibangunkan gedung baru yang super megah. Menempati bekas lahan SMK Trimurti seluas 5.000 meter persegi, pembangunan fisik gedung baru ini akan menelan biaya pembuatan sebesar Rp8 miliar.

Pelaksana Harian (PlH) Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Ananta Kogam Dwi Korawan mengatakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut belum termasuk untuk pengadaan alat kesehatan. Jika ditotal bisa mencapai belasan miliar.

"Kalau untuk pengadaan alat kesehatan, ada anggaran Rp6 miliar yang juga bersumber DAK, tapi tidak hanya untuk Temon I saja tapi juga puskesmas lainnya," kata Ananta, Selasa (26/3/2019).

Dia mengatakan desain gedung baru Puskesmas Temon I telah selesai digambar. Untuk pembangunan fisik ditarget bisa mulai pada Mei 2019 dan selesai akhir tahun ini. Setelah itu dia mengharap Puskesmas Temon I resmi pindah pada awal 2020 di lokasi yang baru.

Berdasarkan desain, sebanyak tiga bangunan berupa gedung rawat inap, administrasi, dan poli bakal dijadikan satu. Bagian depan dibuat dua lantai, sementara lainnya satu lantai. Sementara, di bagian tengah dan belakang, sebuah taman berkonsep green hospital akan dihadirkan.

Adapun, jumlah tempat tidur yang disediakan sebanyak 25, lebih banyak dari puskesmas pada umumnya yang berkisar 10 tempat tidur. Sementara untuk ruang rawat inap, bakal menyediakan satu kamar yang diisi maksimal dua tempat tidur dengan satu kamar mandi dalam.

Jumlah ruangan pada poli serta jumlah dokter yang melayani juga akan ditambah. "Tapi Puskesmas Temon I tidak akan naik kelas menjadi rumah sakit," ujar Ananta.

Megahnya rencana gedung baru Puskemas Temon 1 bukan tanpa alasan. Dinas Kesehatan Kulonprogo kata Ananta, ingin menjadikan puskesmas tersebut sebagai prototipe bangunan puskesmas di Kulonprogo. Selain itu juga menjadi gambaran puskesmas Kulonprogo karena lokasinya berhadapan langsung dengan NYIA.

"Jadi harus lebih bagus dan lebih lengkap, nantinya jika terjadi permasalahan kesehatan di area bandara, Puskesmas Temon I akan menjadi jujugan. Karena itulah, pembangunan gedungnya dibuat terbesar se-Kulonprogo," jelasnya.

Pembangunan dan renovasi puskesmas juga akan dilakukan tahun ini meliputi Puskesmas Wates, Kalibawang, Galur 2, Sentolo 1, dan Sentolo 2. Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Wates, Adolfina mengatakan bangunan Puskesmas Wates akan dikembangkan dengan menyasar lahan sebelah barat. Saat ini desain bangunan telah jadi. Kemungkinan lanjutnya peroses pembangunan dilakukan pertengahan 2019.