Advertisement
Bantul Sukses Pertahankan Juara Umum di Popda 2019
Ilustrasi olahraga kempo - Ist/shorinjikempo.org.in
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL – Kabupaten Bantul kembali meraih juara umum untuk kelima kalinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2019 yang berlangsung di Yogyakarta pada 14 hingga 19 Maret lalu. Dalam ajang tersebut Bantul mendapatkan 75 medali emas, 66 perak dan 68 perunggu.
“Syukur alhamdulillah kami menjadi juara umum untuk kelima kali secara berturut-turut di Popda tersebut, di tahun pencapaian kita melebihi target awal yaitu 200 medali. Tahun lalu kita dapat sekitar 170 medali kalau tahun ini kita dapat 209 medali,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Joko Surono ketika ditemui Harian Jogja pada Rabu (27/3/2019).
Advertisement
Joko mengungkapkan pihaknya mengapresiasi khususnya kepada 335 atlet serta para 65 official dan juga kepada Pemerintah Kabupaten Bantul. “Harapan kami kedepan pencapaian ini bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah agara para atlet, pelatih serta official bisa menjadi motivasi tersendiri,” katanya.
Sedangkan untuk Popda di 2020 pihak Disdikpora sedang memfokuskan terhdapa sarana dan juga prasarana untuk para atlet dan juga pencarian bibit atlet untuk tahun depan. Dirinya juga mengharapkan bahwa 335 atlet tersebut jangan hanya puas dengan prestasi di Popda, para atlet harus bisa menjangkau prestasi lainnya yang melibihi Popda seperti tingkat nasional maupun internasional.
BACA JUGA
Kedepanya Disdikpora telah bekerja bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantul agar para 335 atlet dibina dan bisa melanjutkan ke ajang Porda DIY yang katanya akan segera dilangsungkan. “Mengapa kami bekerja sama dengan KONI? Harapan kami atlet yang sudah berprestasi di Popda kemarin bisa dibina oleh KONI dan bersaing dengan para seniornya agar bisa menjadi atlet yang jadi andalan untuk Porda dan tidak menutup kemungkinan mereka juga bisa tanding di ajang nasional maupun internasional,” kata Joko.
Pihaknya akan melakukan koordinasi lanjut kepada pelatih serta pembina di masing-masing cabang olahraga untuk menanyakan langsung kebutuhan-kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk meningkat kemampuan atlet.
“Di tahun ini kita mencoba koordinasi secara intens dengan para pelatih maupun pembina atlet untuk menanyakan langsung kebutuhan apa saja yang diperlukan. Kita akan memfokuskan diri ke fasilitas serta pembinaan untuk para atlet agar mereka tetap menjadi atlet untuk Kabupaten Bantul, kalau untuk perkiraan dana kita belum bisa memastikan soalnya itu harus survey dulu baru kita bisa bikin anggaran,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Sleman Justru Menurun
- Layanan Satpas SIM DIY Kembali Beroperasi Pascalibur Lebaran 2026
- Wisata Gunungkidul Diprediksi Ramai hingga Akhir Pekan
- Samsat DIY Buka Kembali Seusai Libur Lebaran, Bebas Denda Pajak Motor
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 Terbaru
Advertisement
Advertisement







