Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilustrasi lomba lari/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA-- Lomba Lari bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2019, Minggu (28/4/2019) yang memperebutkan total hadiah Rp1 miliar akan diikuti 7.500 pelari yang berasal dari sembilan negara. Ajang marathon internasional di Prambanan Jogja tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Rahardjo mengatakan MJM kali ini lebih mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi DIY dan sekitarnya.
"Ini bagian dari Sport Tourism di wilayah DIY yang semakin beragam dan semarak. Ajang tersebut menjadi fenomena dan banyak diminati tidak hanya wisatawan tetapi juga olahragawan," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (5/4/2019).
Even sport tourism yang digelar di Jogja, kata Singgih tidak hanya berkelas nasional tetapi juga internasional. Peserta sport tourism tidak hanya sehat tetapi juga bisa menikmati suasana wisata, seni budaya hingga kuliner. Apalagi DIY terkenal dengan beragam atraksi wisata.
"Banyak even sport tourism yang juga digelar di DIY berskala nasional dan internasional. Seperti turnamen golf, trail, off road 4x4, downhill. Tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga bisa berefek pada ekonomi masyarakat," katanya.
Gelaran bertaraf internasional di DIY tidak hanya memacu pengembangan pariwisata tetapi juga menumbuhkan perekonomian DIY. "Jumlah kunjungan turis yang datang ke DIY tahun lalu sekitar 450.000 orang. Ini bisa menjadi semangat masyarakat untuk menyukseskan even-even skala besar. Tahun ini saya yakin jumlah wisman bisa naik hingga tiga kali lipat," katanya.
Vice President Corporate Communications Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan jika animo pecinta olahraga lari terhadap event ini sungguh luar biasa. Pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan agar ajang yang menggabungkan olah raga dan pariwisata ini dapat berjalan dengan baik. Tahun ini, MJM juga bekerjasama dengan masyarakat di desa-desa yang dilalui rute marathon, sehingga masyarakat dapat lebih memiliki dan terliat aktif dalam perhelatan akbar ini.
Adapun dari seluruh pelari yang akan berlaga, sebanyak 670 pelari akan mengikuti kategori full marathon, 1.530 pelari mengikuti kategori half marathon, 2.280 pelari mengikuti kategori 10K dan lebih dari 3 ribu pelari mengikuti kategori 5K. dari seluruh peserta tersebut, sebanyak 85,31% berasal dari luar DIY. "Kami akan terus meningkatkan kualitas MJM agar ke depan event ini dapat menjadi kalender tetap para pelari dari berbagai negara," ujar Rudi. (Har)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.