Pelari dari 9 Negara Berlaga di MJM 2019

Ilustrasi lomba lari - JIBI
05 April 2019 18:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Lomba Lari bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2019, Minggu (28/4/2019) yang memperebutkan total hadiah Rp1 miliar akan diikuti 7.500 pelari yang berasal dari sembilan negara. Ajang marathon internasional di Prambanan Jogja tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Rahardjo mengatakan MJM kali ini lebih mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi DIY dan sekitarnya.

"Ini bagian dari Sport Tourism di wilayah DIY yang semakin beragam dan semarak. Ajang tersebut menjadi fenomena dan banyak diminati tidak hanya wisatawan tetapi juga olahragawan," katanya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (5/4/2019).

Even sport tourism yang digelar di Jogja, kata Singgih tidak hanya berkelas nasional tetapi juga internasional. Peserta sport tourism tidak hanya sehat tetapi juga bisa menikmati suasana wisata, seni budaya hingga kuliner. Apalagi DIY terkenal dengan beragam atraksi wisata.

"Banyak even sport tourism yang juga digelar di DIY berskala nasional dan internasional. Seperti turnamen golf, trail, off road 4x4, downhill. Tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga bisa berefek pada ekonomi masyarakat," katanya. 

Gelaran bertaraf internasional di DIY tidak hanya memacu pengembangan pariwisata tetapi juga menumbuhkan perekonomian DIY. "Jumlah kunjungan turis yang datang ke DIY tahun lalu sekitar 450.000 orang. Ini bisa menjadi semangat masyarakat untuk menyukseskan even-even skala besar. Tahun ini saya yakin jumlah wisman bisa naik hingga tiga kali lipat," katanya.

Vice President Corporate Communications Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan jika animo pecinta olahraga lari terhadap event ini sungguh luar biasa. Pihaknya terus berusaha untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan agar ajang yang menggabungkan olah raga dan pariwisata ini dapat berjalan dengan baik. Tahun ini, MJM juga bekerjasama dengan masyarakat di desa-desa yang dilalui rute marathon, sehingga masyarakat dapat lebih memiliki dan terliat aktif dalam perhelatan akbar ini. 

Adapun dari seluruh pelari yang akan berlaga, sebanyak 670 pelari akan mengikuti kategori full marathon, 1.530 pelari mengikuti kategori half marathon, 2.280 pelari mengikuti kategori 10K dan lebih dari 3 ribu pelari mengikuti kategori 5K. dari seluruh peserta tersebut, sebanyak 85,31% berasal dari luar DIY. "Kami akan terus meningkatkan kualitas MJM agar ke depan event ini dapat menjadi kalender tetap para pelari dari berbagai negara," ujar Rudi. (Har)