Advertisement
55 Desa di Gunungkidul Ditetapkan Jadi Desa Tangguh Bencana
Simulasi bencana alam. - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara)
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 55 desa di Gunungkidul resmi menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana). Pada 2022 ditargetkan 144 desa yang ada di Bumi Handayani menjadi Destana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan fokus utama desa yang jadi destana adalah desa-desa yang ada di pesisir selatan Gunungkidul. "Karena di sebelah selatan merupakan kawasan pantai," ujarnya, Senin (15/4/2019).
Advertisement
Menurut dia, destana dibentuk agar masyarakat tahu apa yang dilakukan saat terjadi bencana alam dan mengurangi jumlah korban. Destana merupakan komponen penanggulangan bencana yang akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi bencana. "Saat bencana terjadi warga bisa evakuasi secara mandiri dengan mengikuti instruksi yang sudah diberikan oleh BPBD," ucapnya.
Di sisi lain, penataan fasilitas yang ada di kawasan pantai selatan perlu ditata sedemikian rupa, sehingga jika terjadi bencana mudah dilakukan evakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








