Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Simulasi bencana alam. /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 55 desa di Gunungkidul resmi menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana). Pada 2022 ditargetkan 144 desa yang ada di Bumi Handayani menjadi Destana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan fokus utama desa yang jadi destana adalah desa-desa yang ada di pesisir selatan Gunungkidul. "Karena di sebelah selatan merupakan kawasan pantai," ujarnya, Senin (15/4/2019).
Menurut dia, destana dibentuk agar masyarakat tahu apa yang dilakukan saat terjadi bencana alam dan mengurangi jumlah korban. Destana merupakan komponen penanggulangan bencana yang akan terus ditingkatkan guna mengantisipasi bencana. "Saat bencana terjadi warga bisa evakuasi secara mandiri dengan mengikuti instruksi yang sudah diberikan oleh BPBD," ucapnya.
Di sisi lain, penataan fasilitas yang ada di kawasan pantai selatan perlu ditata sedemikian rupa, sehingga jika terjadi bencana mudah dilakukan evakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis
Kadin DIY mengenang 20 tahun Gempa Jogja 2006 dengan menyoroti gotong royong lintas sektor dalam pemulihan pascabencana.
Empat WNA China jadi tersangka PETI di hutan Nabire setelah operasi Satgas PKH Halilintar temukan tambang emas ilegal.
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.