Di Gunungkidul, Honor KPPS Sudah Cair, Total Rp11,83 Miliar

Ilustrasi pemungutan suara - JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
19 April 2019 19:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja,com, WONOSARI—KPU Gunungkidul memastikan petugas TPS yang meliputi anggota KPPS dan petugas keamanan telah diberikan pada Selasa (16/4/2019). Total honor yang diberikan mencapai Rp11,83 miliar.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, tidak ada masalah terkait dengan pembayaran petugas TPS. Pasalnya honor sudah diberikan sejak H-1 sebelum pencoblosan. “Sudah kami berikan tanggal 16 April. Jadi tidak ada masalah,” kata Hani kepada Harian Jogja, Jumat (19/4/2019).

Menurut dia, pembayaran diberikan sesuai dengan kewajiban. Untuk petugas keamanan yang terdiri dari dua orang anggota linmas dibayar Rp400.000 per orang, anggota KPPS Rp500.000 dan Ketua KPPS Rp550.000. Dana yang disediakan ini berasal dari Pemerintah Pusat yang masuk di dalam APBN 2019. “Total ada sekitar Rp11,83 miliar yang disediakan. Tapi untuk honor yang diterima petugas ada potongan guna membayar pajak,” katanya.

Ketua KPPS 07 Desa Kemadang, Tanjungsari, Surisdiyanto, mengaku sudah menerima pembayaran untuk honor petugas pada saat pecoblosan. “Tidak ada masalah karena honor telah diberikan sesuai dengan aturan,” katanya.

Menurut dia, penyelenggaraan pemilihan dan rekapitulasi suara berjalan dengan lancar. Namun demikian, dari sisi waktu, proses perhitungan di tahun ini lebih lama ketimbang pelaksanaan di 2014. “Untuk rekapitulasi suara hingga penyerahkan ke PPS selesai hingga pukul 03.00 WIB dini hari,” katanya.

Suris menuturkan lamanya proses perhitungan tidak lepas adanya tambahan pemilihan presiden. “Jika Pemilu 2014 hanya empat surat suara, tapi sekaran ada lima surat suara. Jadi, waktu perhitungan lebih lama. Tapi secara keseluruhan berjalan dengan baik, apalagi anggota yang ada juga bekerja dengan teliti dan hati-hati,” imbuhnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sri Muryani, anggota KPPS di TPS 06, Desa Karangasem, Paliyan. Menurut dia, tidak ada masalah dengan pembayaran honor untuk petugas di TPS karena diberikan pada saat pencoblosan. “Tidak ada masalah. Tapi untuk kerjanya memang benar-benar ekstra karena rekaptulasi selesai hingga Kamis [18/4] dini hari,” katanya.