Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Anak-anak bermain di taman bermain anak Alun-Alun Wates, Kecamatan Wates, Minggu (17/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA- Terkait persiapan operasional bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, Menteri Komunikasi dan Informasi RI Rudiantara mengusulkan agar Pemda menyiapkan park center di sekitar bandara. Ini dinilai penting dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada konsumen.
Usulan tersebut muncul untuk menjawab pikiran sederhana pengguna selama ini. Pemda harus bisa menjawab apa yang ada di pikiran orang yang terbiasa terbang atau turun di Adisucipto kemudian harus pindah di Kulonprogo. Apakah mereka lebih senang di Adisucipto dan muter-muter (delay) di atas 30-45 menit atau menempuh perjalanan sekitar 60 menit dari Jogja ke Kulonprogo.
"Jangan tanya orang Jogja tapi tanya wisatawan atau orang luar Jogja," tanya dia dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun 2018 di Hotel Eastparc Jogja, Kamis (25/4/2019).
Pemda juga diminta untuk bisa mendesain dan menghadirkan sebuah kota di Kulonprogo yang lebih menyenangkan bagi para wisatawan. Jangan sampai, keberadaan Bandara YIA hanya sebagai tempat transit (terminal penumpang) sebelum pergi ke Kota Jogja atau Borobudur.
"Bagaimana bisa menghadirkan atraksi di Kulonprogo agar orang tidak cepat-cepat pergi. Jadi siapapun yang turun di Kulonprogo seolah-olah tidak sah sebelum melihat sesuatu yang ada di Kulonprogo," katanya.
Keberadaan Park Center dinilai menjadi salah satu upaya untuk mencegah orang tidak buru-buru pergi dari Kulonprogo. Hanya saja, Park Center atau atraksi lainnya yang perlu didesain tidak cukup. Perlu dipikirkan juga dengan sarana dan prasarana pendukung lainnya untuk mendukung Leng Stay wisatawan di Jogja. Apalagi PAD di wilayah DIY paling besar dari sektor pariwisata.
"Misalnya bagaimana dengan wisatawan yang membawa koper? Oleh karenanya, ini butuh riset apa yang dibutuhkan oleh wisatawan. Jangan sampai mereka datang di Kulonprogo kemudian pergi," katanya.
Terkait hal itu, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo memikirkan upaya untuk memberikan insentif dan promosi bagi wisatawan agar bisa lebih lama tinggal di Kulonprogo. Itu menjadi PR yang harus diselesaikan dalam waktu singkat dan dinilai baik.
"Insentif ini salah satu caranya ya. Ini masih kami rencanakan. Bentuknya misalnya siapa yang menginap di homestay di desa wisata gratis meskipun makannya bayar. Ini kami pikirkan," katanya.
Selain itu, dalam jangka panjang pihaknya juga menyiapkan pembangunan destinasi wisata baru berupa Taman Nasional Kerajaan Nusantara di Girimulyo laiknya Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta. Saat ini, rencana pembangunan Taman Nasional Kerajaan Nusantara tersebut terus berproses.
"Kami serius. Saat ini kami sudah melakukan MoU dengan International Heritage Hongkong untuk membangun Taman Nasional Kerajaan Nusantara. Kalau mengandalkan APBD atau APBN tidak cukup, harus swasta," katanya.
Dengan begitu, kata Hasto diharapkan Kulonprogo tidak hanya dilewati oleh wisatawan baik yang mau ke Borobudur maupun ke Jogja. Apalagi akses jalan untuk keluar masuk Kulonprogo terus ditingkatkan. "Kami juga merencanakan membuat startup transportasi online lokal untuk menyambut dan mendukung bandara YIA. Startup tersebut bisa menggunakan OJEKKU [Ojek Kulonprogo]," katanya.
Dia mengatakan jika riset dengan menyebarkan kuesioner sudah dilakukan. Hasto optimistis rencana tersebut bisa berjalan apalagi dalam proses penyimpanan startup tersebut juga melibatkan Amikom. "Ya dalam enam bulan ke depan saya rasa sudah ada hasilnya. Awal 2020 sudah bisa berjalan. Saat ini menyiapkan pasar dulu untuk melayani anak-anak sekolah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.
UU PDP mengatur denda administratif hingga 2% pendapatan tahunan perusahaan. Simak jenis sanksi dan mekanisme pengaduannya.
Muka air Waduk Sermo Kulonprogo turun hingga 132,2 mdpl. Meski debit sungai 0 m3 per detik, cadangan air masih aman.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kesiapan anak masuk SD bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung.