Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 ke Pantai Selatan, Tarif Mulai Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, dan Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, rute langsung tanpa transit.
Rapat Anggota DPR di Gedung DPR RI. /Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA- Rekapitulasi suara untuk Pileg di wilayah DIY masih terus berlanjut. Masing-masing calon anggota legislatif (Caleg) harap-harap cemas menunggu proses penghitungan suara.
Caleg dari PDIP dari Dapil DIY untuk DPR RI, Idham Samawi mengatakan meskipun rekapitulasi suara sementara menunjukkan capaian suara PDIP cukup tinggi namun hingga kini masih belum terlihat siapa yang bisa melanggeng ke Senayan.
"Proses penghitungan suara sampai saat ini belum selesai. Sampai saat ini data diinternal yang masuk baru 52 persen. Saya masih belum tahu peluangnya, saya masih menunggu," kata Idham kepada Harianjogja.com, Kamis (26/4/2019) malam.
Idham menjelaskan, pada Pemilu 2019 ini PDIP DIY menargetkan minimal dua kursi untuk DPR RI. Target yang sama juga dilakukan pada Pemilu 2014. Meski demikian, pada Pemilu 2019 ini PDIP mengupayakan untuk menambah satu kursi lagi.
"Hanya saja sampai saat ini masih juga dilakukan PSU [pemungutan suara ulang] di beberapa TPS. Jadi kami masih menunggu rekapitulasi suaranya. Yang jelas target kami menang di semua wilayah," papar mantan Bupati Bantul itu.
Hal senada disampaikan oleh Caleg Partai Golkar Gandung Pardiman. Hingga Kamis malam, katanya, perolehan suara untuk Caleg DPR RI untuk Dapil DIY di Golkar terus dilakukan diinternal partai. Apalagi, jumlah suara yang masuk untuk DPR RI untuk Dapil DIY cukup ketat. "Golkar masih rebutan kursi ke 8 dengan PDIP. Sebab jumlah kursi untuk Dapil DIY ke DPR RI hanya delapan kursi," katanya.
Sampai saat inipun Gandung belum bisa memastikan apakah suara Golkar masih bisa mengirimkan satu kursi untuk DPR RI. "Data [di internal] kami baru masuk 73 persen. Jadi masih belum tahu siapa yang ke Senayan. Soalnya suara masih saling ngejar," tandasnya.
Terpisah, Caleg DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY Sukamta juga tidak ingin berandai-andai. Dia memilih menunggu hasil perolehan suara untuk memastikan diri kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. "Pengurus [PKS] masih melakukan perekapan. Kami [para Caleg] masih belum dikasih tahu suaranya," kata Sukamta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, dan Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, rute langsung tanpa transit.
Veda Ega Pratama memburu kebangkitan di Moto3 Jerman 2026 setelah gagal finis di Assen. Sachsenring menjadi sirkuit yang menyimpan kenangan manis bagi rider asa
Pemda DIY menyatakan belum menerima arahan resmi terkait pengurangan SPPG maupun perubahan penerima Program Makan Bergizi Gratis. Program MBG tetap berjalan.
Simak rekomendasi laptop kuliah 2026 dengan harga Rp4 juta hingga Rp8 juta. Cocok untuk tugas, kelas online, presentasi, hingga kebutuhan multitasking mahasiswa
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks pemutihan pajak kendaraan yang beredar di media sosial karena berpotensi mencuri data pribad
Lionel Messi membantah kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. Ia menilai keputusan wasit sudah tepat dan diduk