Pemilu Ulang di Kulonprogo Bikin Partisipasi Pemilih Turun

Ilustrasi. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
25 April 2019 20:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS Kulonprogo, membuat partisipasi pemilih di dua TPS itu turun. Meski demikian Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo belum bisa menghitung partisipasi pemilih secara kabupaten.

KPU Kulonprogo sudah menggelar PSU di dua lokasi yaitu TPS 2 Desa Mergosari, Kecamatan Pengasih, dan TPS 31, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulonprogo, Hidayatut Thoyyibah mengatakan hasil dari PSU membuat partisipasi memilih turun di dua TPS itu.

"Walaupun tidak memengaruhi siginifikan ke tingkat kabupaten, tapi kalau banyak yang PSU itu baru signifikan," tuturnya pada Kamis (25/4/2019). Meski demikian, ia belum bisa menghitung partisipasi pemilih di tingkat kabupaten, karena rekapitulasi masih berlangsung di tingkat kecamatan.

Di TPS 31, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates partisipasi pemilih turun sampai 12%. Dari sebelumnya partisipasi pemilih pada 17 April sampai 81%, lalu pada gelaran PSU di 21 April menjadi 69%.

Sedangkan untuk TPS 2 Desa Mergosari, Kecamatan Pengasih, penurunan mencapai 4% saja. Dari sebelumnya di pencoblosan 17 April partisipasi pemilih sampai 87%, setelah PSU menjadi 83%.

Ketua KPU Kulonprogo, Ibah Muthiah mengaku sangat sulit untuk mempertahankan partisipasi pemilih saat PSU dilangsungkan. "Saya yakin mempertahankan pemilih yang kemarin saja susah. Contoh di Mergosari, karena kesalahan tata cara pungut hitung pada tiga pemilih, lalu jadinya 12 pemilih lainnya suara yang dia berikan pada 17 April hilang," kata Ibah.