Berselang Dua Hari, Warga Kulonprogo Kembali Dihebohkan Mayat Terapung

Petugas SRI Wilayah V Kulonprogo mengevakuasi mayat tanpa identitas yang sebelumnya ditemukan terapung di Sungai Serang, Dusun IV Karanganyar, Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Jumat (26/4/2019). - Ist
27 April 2019 05:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Warga Dusun IV Karanganyar, Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang terapung di Sungai Serang, desa setempat, Jumat (26/4/2019).

Mayat laki-laki yang diperkirakan berusia 40 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga Dusun IV Karanganyar sekitar pukul 10.30 WIB. Warga lantas melaporkan penemuan ini kepada pihak berwajib termasuk Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulonprogo.

Koordinator SRI Wilayah Kulonprogo, Aris Widiatmoko menerangkan ciri-ciri mayat pria itu yakni berkulit sawo matang, dengan kumis serta memiliki gigi gingsul dan rambut ikal pendek. Saat ditemukan mayat tersebut mengenakan kaos warna biru laut dengan celana panjang berwarna coklat muda.

"Untuk identitas masih belum diketahui, kayaknya warga desa sebelah," kata Aris, Jumat siang.

Saat ini mayat tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) guna dilakukan otopsi. Sementara jajaran kepolisian setempat masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui identitas mayat tersebut.

Penemuan mayat terapung bukan kali pertama terjadi di Kulonprogo. Sebelumnya sesosok mayat laki-laki juga ditemukan di Sungai Progo, Dusun Dlaban, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Rabu (24/4/2019) lalu.

Berdasarkan penuturan Kapolsek Sentolo, Kompol Kodrat, mayat yang diketahui bernama Dwi Aji Bagus Saputra, 19, warga Dusun Pingitan, Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, kali pertama ditemukan warga yang tengah menambang pasir di Sungai Progo sekitar pukul 07.00 WIB.

Warga lantas melaporkan hal itu ke Polsek Sentolo. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi lecet diduga terbentur batu sungai. Selain itu mulutnya mengeluarkan busa. Setelah dievakuasi ke RSUD Wates, mayat langsung dibawa pulang kerabat korban untuk disemayamkan di tempat asalnya.