Advertisement
Rekapitulasi Suara Tingkat Kecamatan di Sleman Tak Serempak
Warga sedang melihat daftar caleg yang dipasang di papan pengumuman pada Minggu (21/4) di TPS 2, Desa Mergosari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman bakal menggelar rekapitulasi tingkat kabupaten awal Mei mendatang. Hal tersebut dikarenakan, hingga saat ini, ditingkat kecamatan, belum semua proses rekapitulasi rampung.
“Kami menargetkan pada 2, 3, 4 Mei akan dilakukan rekapitulasi ditingkat Kabupaten,” kata Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman, Indah Sri Wulandari, kepada Harianjogja.com, Sabtu (27/4/2019).
Advertisement
Indah mengatakan, perbedaan jumlah TPS di setiap kecamatan menjadi penyebab belum semua kecamatan bisa merampungkan proses rekapitulasi.
“Seperti kecamatan Depok, itu kan jumlah TPS nya sekitar 400 an, selain itu kan juga ada digelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL),” jelas Indah.
BACA JUGA
Ia mengatakan, hingga Sabtu (27/4/2019) kecamatan yang sudah rampung dalam proses rekapitulasi yakni Kecamatan Pakem, Tempel, Turi, Seyegan, dan Minggir.
“Untuk saat ini kami tetap menunggu dan memantau proses rekapitulasi suaranya,” kata dia.
Salah seorang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok, Wuri Handayani mengatakan, terkadang, proses rekapitulasi terkendala adanya selisih suara, hal tersebut, membuat petugas harus bekerja lebih ekstra.
“Petugas akan bekerja untuk mengecek, jika selisih suara tidak ketemu, maka akan dibuka kotak suara di depan para saksi untuk memeriksa plano dan membuka surat suara satu persatu,” kata dia.
Ia mengatakan, rata-rata, selisih suara yang ditemukan hanya satu, sehingga cukup mempersulit.
“Namun kami punya trik, jika ada selisih suara, kami akan panggil KPPS nya, yang lebih mengerti,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








