Ini yang Dilakukan Pemkab untuk Kenalkan Makanan Khas Sleman Kepada Generasi Milenial…

Salah satu gerai makanan khas daerah dalam Festival Kuliner Jajal Jajanan Sleman di Sleman City Hall, Minggu (28/4/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo.
29 April 2019 08:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Makanan khas daerah di era globalisasi ini sudah mulai terlupakan oleh masyarakat khususnya generasi milenial.

Karena itu, puluhan gerai makanan khas Kabupaten Sleman digelar dalam acara Festival Kuliner Jajal Jajanan Sleman. Event yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman tersebut diadakan selama tiga hari, yakni mulai tanggal 26 sampai 28 April 2019 di Garden lantai 1 Sleman City Hall (SCH).

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengatakan dengan adanya acara tersebut, masyarakat diharapkan jadi lebih mengenal jenis-jenis makanan khas Sleman.

Dia mengatakan, event tersebut juga dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kabupaten Sleman.  “Jadi wisata kuliner seperti ini sangat efektif untuk menarik wisatawan datang ke Sleman”, ucap Sri Muslimatun.

Sri mengatakan, bahwa event tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk melestarikan makanan tradisional yang ada di Sleman.

Dengan adanya berbagai macam makanan modern, kata Sri Muslimatun, masyarakat khususnya generasi muda, kurang mengenali bahkan kurang berminat untuk coba mengkonsumsi jajanan tradisional khas Sleman.

Padahal jajanan tradisional cenderung lebih sehat dan mempunyai kandungan gizi yang cukup baik. “Yang dipamerkan disini ini makanan-makanan legendarisnya Sleman. Ini tidak kalah dengan makanan modern, bahkan lebih sehat,” jelasnya.

Sementara itu, Sudarningsih selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengatakan bahwa event tersebut telah digelar untuk yang ketiga kalinya sejak 2017 lalu.

Namun dia mengatakan bahwa di tahun 2019 ini baru yang pertama kalinya event tersebut di gelar di dalam mall, setelah sebelumnya diadakan di Taman Kuliner Condongcatur. Dia berharap kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun tersebut dapat menarik lebih banyak lagi pengunjung yang akan mencicipi makanan khas Sleman yang legendaris.

“Mall ini kan tempat rekreasi keluarga ataupun bersama kerabat lainnya. Kita harapkan nanti banyak yang berkunjung dan dapat berjalan dengan lancar,” tutur Sudarningsih.

Dia mengatakan, ada sebanyak 25 jenis makanan yang dapat dinikmati pengunjung pada festival kuliner tersebut.  Mulai dari makanan berat, ringan hingga berbagai minuman dapat dijumpai di acara tersebut.

Selain berbagai jenis makanan, kata Sudarningsih, pengunjung juga disuguhi dengan berbagai macam hiburan musik dan tari-tarian.  Pada acara tersebut juga digelar berbagai perlombaan, diantaranya cooking competition , battle cupping coffee, dan lomba tari punglor.