Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul terus mengebut pemasangan internet gratis di setiap desa. Total hingga awal Mei ini sudah ada 60 desa yang terpasang jaringan internet tanpa kabel.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, pihaknya serius untuk memasang fasilitas internet gratis di setiap desa. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan program smart city di Gunungkidul. “Pemasangan ini juga sebagai upaya adopsi smart city ke desa-desa sehingga layanan berbasis pada teknologi,” kata Kelik kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).
Dia menjelaskan, hingga saat ini belum semua desa terpasang fasilitas internet gratis karena baru menyasar ke 60 desa. Namun demikian, Kelik berjanji akan menyelesaikan program ini sebelum tahun anggaran 2019 berakhir. “84 desa lainnya akan kita sambung hingga akhir tahun nanti,” ungkap mantan Camat Rongkop ini.
Menurut Kelik, fasilitas internet gratis di setiap desa memberikan banyak manfaat. Salah satunya untuk menampilkan potensi desa melalui laman yang dimiliki. Selain itu, akses juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem informasi desa yang telah disediakan.
Lanjut Kelik, untuk kecepatan akses internet gratis di titik-titik tersebut mencapai 20 Mbps. Sedangkan untuk spot wifi gratis seperti di Dusun Petoyan, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari dan titik lainnya di Gunungkidul dapat diakses hingga 24 jam nonstop.
“Kami juga berencana memberikan Kepala Desa dengan tanda tangan digital. Rencananya ini untuk mempercepat proses dan meningkat kualitas layanan. Jadi kalau Kepala Desa bepergian tidak dijadikan alasan lagi untuk tidak memberi tanda tangan ke masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Dwi Winasto mendukung sepenuhnya langkah pemkab untuk mengembangkan smart city. Menurut dia, program yang memanfaatkan perkembangan dan teknologi ini sudah banyak diterapakan di berbagai daerah.
Dwi menjelaskan, program smart city akan memberikan banyak manfaat. salah satunya memberikan akses yang mudah kepada masyarakat sehingga kualitas layanan yang dimiliki pemkab bisa terus ditingkatkan. “Harapan kami dengan memanfaatkan teknologi, Gunungkidul bisa semakin maju,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.