60 Desa di Gunungkidul Sudah Punya Internet Gratis, 84 Lainnya Segera Menyusul

Ilustrasi internet - Bisnis.com
11 Mei 2019 16:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul terus mengebut pemasangan internet gratis di setiap desa. Total hingga awal Mei ini sudah ada 60 desa yang terpasang jaringan internet tanpa kabel.

Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, pihaknya serius untuk memasang fasilitas internet gratis di setiap desa. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan program smart city di Gunungkidul. “Pemasangan ini juga sebagai upaya adopsi smart city ke desa-desa sehingga layanan berbasis pada teknologi,” kata Kelik kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Dia menjelaskan, hingga saat ini belum semua desa terpasang fasilitas internet gratis karena baru menyasar ke 60 desa. Namun demikian, Kelik berjanji akan menyelesaikan program ini sebelum tahun anggaran 2019 berakhir. “84 desa lainnya akan kita sambung hingga akhir tahun nanti,” ungkap mantan Camat Rongkop ini.

Menurut Kelik, fasilitas internet gratis di setiap desa memberikan banyak manfaat. Salah satunya untuk menampilkan potensi desa melalui laman yang dimiliki. Selain itu, akses juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan sistem informasi desa yang telah disediakan.

Lanjut Kelik, untuk kecepatan akses internet gratis di titik-titik tersebut mencapai 20 Mbps. Sedangkan untuk spot wifi gratis seperti di Dusun Petoyan, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari dan titik lainnya di Gunungkidul dapat diakses hingga 24 jam nonstop.

“Kami juga berencana memberikan Kepala Desa dengan tanda tangan digital. Rencananya ini untuk mempercepat proses dan meningkat kualitas layanan. Jadi kalau Kepala Desa bepergian tidak dijadikan alasan lagi untuk tidak memberi tanda tangan ke masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Dwi Winasto mendukung sepenuhnya langkah pemkab untuk mengembangkan smart city. Menurut dia, program yang memanfaatkan perkembangan dan teknologi ini sudah banyak diterapakan di berbagai daerah.

Dwi menjelaskan, program smart city akan memberikan banyak manfaat. salah satunya memberikan akses yang mudah kepada masyarakat sehingga kualitas layanan yang dimiliki pemkab bisa terus ditingkatkan. “Harapan kami dengan memanfaatkan teknologi, Gunungkidul bisa semakin maju,” ungkapnya.