Santri Madrasah Ibtidaiyah Darul Quran Ditarget Hafal 15 Juz

Ilustrasi siswa sekolah - JIBI
12 Mei 2019 23:07 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDULMadrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Quran, Desa Ledoksari, Kecamatan Wonosari, menargetkan para santrinya hafal 15 juz Alquran. Program ini sudah mulai diterapkan pada 2014 lalu.

Kepala MI Darul Quran, Anwarudin, mengatakan hafalan kitab suci Alquran merupakan kewajiban bagi tiap santri. Dia menjelaskan metode klasikal untuk menghafal Alquran bagi tiap kelas berbeda-beda dari Kelas I sampai Kelas VI.

"Tahfiz Alquran untuk murid kelas satu sampai tiga menggunakan metode klasikal, sedangkan kelas empat sampai enam dihafalkan sendiri," ujar Anwarudin kepada wartawan, Kamis (9/5/2019).

Menurutnya, bimbingan metode klasikal adalah membacakan ayat Alquran yang akan dihafalkan lalu ditirukan oleh para santri. Bagi murid kelas empat sampai enam, jika sudah merasa hafal ayatnya bisa langsung menghadap ke guru penguji. "Nanti dites benar tidak pengucapannya serta panjang pendeknya ayat," katanya.

Setiap tahun siswa diminta menghafal tiga juz, sehingga saat selesai pada jenjang Kelas V, siswa sudah bisa hafal 15 juz. Sementara untuk Kelas VI, siswa sekedar mengulang hafalan. "Cara penghafalan seperti itu efektif," kata dia.