Waspadalah, 11 Kecamatan Ini Rawan Peredaran Narkoba

Foto ilustrasi. - Reuters/Srdjan Zivulovic
09 Mei 2019 20:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gunungkidul mendata, dari 18 kecamatan yang ada di Bumi Handayani, 11 kecamatan di antaranya rawan terhadap peredaran narkoba. Sebelas kecamatan itu masing-masing Semanu, Karangmojo, Wonosari, Nglipar, Girisubo, Semin, Tepus, Tanjungsari, Patuk, Purwosari, dan Ngawen.

Ketua BNNK sekaligus Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan jajarannya terus menggelar sosialisasi agar masyarakat, khususnya anak muda menghindari narkoba. Dalam kegiatan ini BNNK menggandeng kalangan pelajar, tokoh masyarakat dan tokoh agama. "Melalui sosialisasi kami mengajak anak-anak muda untuk menjauhi narkoba," ujarnya, Kamis (9/5/2019).

Menurut Immawan bahaya narkoba selain merugikan diri sendiri dan juga keluarga. Terlebih lagi jika ada seseorang yang sudah terlanjur ketagihan barang haram tersebut maka dampak negatifnya sangat luar biasa. "Selain merusak kesehatan, pengguna bisa melakukan apa saja, termasuk tindak kejahatan, agar dapat membeli narkoba," katanya.

Immawan mengimbau kepada masyarakat untuk tidak coba-coba mengonsumsi maupun mengedarkan narkoba. “Harus selektif dalam memilih teman. Gunakan waktu untuk hal yang positif dan produktif, dan berpikir jauh ke depan sebab narkoba tidak ada manfaatnya,” kata Immawan.