BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Danrem 072 Pamungkas, Brigjen Muhammad Zamroni (kanan) dan Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri, saat diwawancarai di sela-sela Safari Kamtibmas dan Buka Puasa Bersama di Kodim 0729 Bantul, Senin (13/5/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Komandan Korem 072 Pamungkas, Brigjen Muhammad Zamroni menyatakan sebanyak 2.000 personel TNI Angkatan Darat yang diperbantukan dalam pengamanan Pemilu 2019 sudah ditarik kembali ke barak.
Para personel itu telah melaksanakan tugas pengamanan selama tahapan pemilu hingga proses rekapitulasi suara tingkat DIY selesai. Meski sudah ditarik, namun dia siap menerjunkan kembali personelnya. "Kalau Polri membutuhkan bantuan back up pengamanan, kami siap," kata Zamroni disela-sela acara Safari Kamtibmas dan Buka Puasa Bersama Kapolda DIY dan Danrem 072 Pamungkas, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompimda) Bantul di Halaman Kodim 0729 Bantul, Senin (13/5/2019).
Acara tersebut juga dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) DIY. Bupati Bantul Suharsono dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih juga turut hadir dan mendampingi Kapolda dan Danrem.
Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengajak masyarakat untuk menjaga situasi DIY tetap kondusif dalam proses pemilu yang tinggal menunggu rekapitulasi secara nasional 22 Mei mendatang. "Semua elemen masyarakat harus bisa menjaga kondusifitas Jogja dan jangan sampai terpancing dengan upaya provokasi sehingga melakukan perbuatan atau hal -hal yang tidak diinginkan semua pihak," kata Dofiri.
Dia mengatakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan pada 22 Mei nanti, Polda menempuh berbagai upaya antisipatif, di antaranya melalui safari keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menjalin komunikasi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dofiri kembali meminta para tokoh untuk menahan diri.
Selama proses tahapan pemilu sampai saat ini DIY tetap kondusif. "Sampai sekarang Jogja aman, tidak ada tokoh yang memprovokasi yang memanaskan situasi. Semoga saja sampai nanti [pengumuman hasil pemilu secara nasional] kondusif, " ujar Dofiri.
Lebih lanjut, Kapolda mengatakan untuk menjaga keamanan wilayah DIY yang terdiri empat kabupaten dan satu kota harus menjadi tanggung jawab bersama . Bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan dari TNI dan Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
mpatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu perhatian pemerintah. Salah satunya melalui pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Pegadaian bergerak cepat membantu pemulihan pascagempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.