Kapan Harga Daging Sapi Bakal Naik Jelang Lebaran, Ini Prediksinya

Bupati Bantul Suharsono (tengah) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY saat meninjau harga daging sapi di Pasar Bantul, Rabu (15/5/2019). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
15 Mei 2019 16:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Jelang Lebaran harga daging sapi segar diprediksi naik. Kenaikan diperkirakan bakal terjadi sekitar 5-7 hari jelang Idulfitri.

Salah satu distributor sekaligus pemilik Depot Daging Sapi Segar Sumilir Bantul, Novi Setiawan mengatakan saat ini harga daging sapi masih di kisaran Rp120.000 per kilogram untuk kualitas paling bagus dan Rp100.000 per kilogram kualitas biasa.

"Harga masih normal. Biasanya jelang H-7 atau H-5 [Lebaran], harga naik menjadi Rp135.000 untuk yang kualitas nomor satu," kata pemilik depot daging di selatan Pasar Bantul tersebut seusai dikunjungi oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY, Rabu (14/5/2019).

Rerata, kata dia, dalam sehari sebanyak satu kwintal daging ludes terjual. Penambahan stok biasanya ia lakukan menjelang Lebaran. “Kalau penambahan stok, bisa sampai tiga kali lipat atau 3 kwintal karena permintaan biasanya meningkat drastis,” kata dia.

Selama ini stok daging di Depot Sumilir dipasok dari Segoroyoso, Pleret. Depot ini setiap hari buka mulai pukul 05.00 WIB-10.00 WIB. Untuk Lebaran tahun ini, dia mengaku sudah mendapat kepastian dari Segoroyoso terkait dengan ketersediaan stok daging.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DP2K) Bantul, Pulung Haryadi mengatakan sebanyak 30% kebutuhan daging sapi di Bantul memang masih dipasok dari luar seperti dari Temanggung, Boyolali, dan Gunungkidul. “Kebutuhan daging di Bantul adalah lima kilogram per kapita per tahun,” ucap dia.

Menurut Pulung sebenarnya populasi sapi di Bantul cukup banyak mencapai sekitar 60.000 ekor per 2018 dan 170.000 ekor kambing yang ada di peternak. Namun sapi-sapi tersebut tidak semuanya bisa dipotong dalam waktu bersamaan.

Biasanya masyarakat akan menjual sapi sapinya saat kebutuhan mendesak seperti tahun ajaran baru sekolah dan sebagainya. Kendati demikian di rumah potong hewan (RPH) setiap harinya memotong 15 ekor sapi. Belum termasuk yang dipotong sendiri di masyarakat. "Kalau stok daging dipastikan aman sampai Lebaran," kata Pulung.

Bupati Bantul Suharsono berharap kepada semua pelaku usaha dam distributor untuk menjaga komitmen dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok khususnya menjelang Lebaran ini. “Jangan sampai ada yang memanfaatkan momen Lebaran untuk mencari untung sendiri,” kata dia.