Polda DIY Antisipasi Ancaman Kemananan Jelang Lebaran, dari Sembako hingga Teroris

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri (tengah). Harian Jogja - ist
21 Mei 2019 14:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan Polda menerjunkan 2.700 personel untuk mengamankan Operasi Ketupat 2019. Jumlah tersebut belum termasuk personel dari TNI dan instansi terkait sehingga total ada sekitar 5.000-an personel yang akan mengamankan jalur mudik.

"Tadi juga sudah dibahas di Forkominda. Intinya, masing-masing instansi persiapannya sudah siap. TPID harga masih stabil, Bulog kebutuhan bahan pokok cukup," katanya usai mengikuti Rapat Forkominda DIY di Kepatihan, Senin (20/5/2019).

Disinggung soal aksi 22 Mei, Dofiri mengatakan hingga saat ini belum ada informasi elemen masyarakat DIY yang pergi ke Jakarta. Dia berharap agar masyarakat bisa mengikuti pelaksanaan rekapitulisasi suara yang dilakukan oleh KPU RI dengan baik.

"Ikuti saja apa yang dilakukan oleh KPU RI. Pengamanan di KPU DIY dan kabupaten/kota sudah dilakukan sejak lama. Secara berjenjang," katanya.

Terkait kelompok terorisme di DIY, Dofiri mengatakan sudah ada 16 orang lebih yang ditangkap di DIY. Dari pertengahan 2018 hingga saat ini. Terakhir kepolisian menangkap oknum teroris pada 13 April di Jogja.

"Itu informasi saat mereka di Jogja. Di Jogja sudah ditangkap. Itu cerita saat mereka di Jogja. Mereka pernah bertemu di Jogja," katanya.

Namun Dofiri belum bisa mengungkap berapa lama kelompok terorisme ini melakukan pertemuan di DIY. Alasannya, detail informasi terkait kelompok jaringan terorisme tersebut ditangani oleh Densus 88.

"Dimungkinkan [sel-sel kelompok teroris] masih ada. Tapi orang yang disebutkan tadi sudah ditangkap oleh Densus. Jadi tidak usah takut," katanya.

Meski begitu, Polda tetap terus melakukan pengawasan dan pengamanan untuk mengantisipasi potensi aksi terorisme selama Lebaran 2019. Apalagi, katanya, Jogja selama ini menjadi salah satu tujuan wisata baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Termasuk pengamanan di di tempat-tempat ibadah untuk menjamin keamanan masyarakat.

"Jalur wisata menjadi salah satu fokus pengamanan kami selama libur mudik dan libur lebaran. Hampir semua destinasi wisata ada di DIY. Kami menjamin pelaksanaan operasi ketupat berjalan aman dan lancar," katanya.