Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri (tengah). Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JOGJA- Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan Polda menerjunkan 2.700 personel untuk mengamankan Operasi Ketupat 2019. Jumlah tersebut belum termasuk personel dari TNI dan instansi terkait sehingga total ada sekitar 5.000-an personel yang akan mengamankan jalur mudik.
"Tadi juga sudah dibahas di Forkominda. Intinya, masing-masing instansi persiapannya sudah siap. TPID harga masih stabil, Bulog kebutuhan bahan pokok cukup," katanya usai mengikuti Rapat Forkominda DIY di Kepatihan, Senin (20/5/2019).
Disinggung soal aksi 22 Mei, Dofiri mengatakan hingga saat ini belum ada informasi elemen masyarakat DIY yang pergi ke Jakarta. Dia berharap agar masyarakat bisa mengikuti pelaksanaan rekapitulisasi suara yang dilakukan oleh KPU RI dengan baik.
"Ikuti saja apa yang dilakukan oleh KPU RI. Pengamanan di KPU DIY dan kabupaten/kota sudah dilakukan sejak lama. Secara berjenjang," katanya.
Terkait kelompok terorisme di DIY, Dofiri mengatakan sudah ada 16 orang lebih yang ditangkap di DIY. Dari pertengahan 2018 hingga saat ini. Terakhir kepolisian menangkap oknum teroris pada 13 April di Jogja.
"Itu informasi saat mereka di Jogja. Di Jogja sudah ditangkap. Itu cerita saat mereka di Jogja. Mereka pernah bertemu di Jogja," katanya.
Namun Dofiri belum bisa mengungkap berapa lama kelompok terorisme ini melakukan pertemuan di DIY. Alasannya, detail informasi terkait kelompok jaringan terorisme tersebut ditangani oleh Densus 88.
"Dimungkinkan [sel-sel kelompok teroris] masih ada. Tapi orang yang disebutkan tadi sudah ditangkap oleh Densus. Jadi tidak usah takut," katanya.
Meski begitu, Polda tetap terus melakukan pengawasan dan pengamanan untuk mengantisipasi potensi aksi terorisme selama Lebaran 2019. Apalagi, katanya, Jogja selama ini menjadi salah satu tujuan wisata baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Termasuk pengamanan di di tempat-tempat ibadah untuk menjamin keamanan masyarakat.
"Jalur wisata menjadi salah satu fokus pengamanan kami selama libur mudik dan libur lebaran. Hampir semua destinasi wisata ada di DIY. Kami menjamin pelaksanaan operasi ketupat berjalan aman dan lancar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Basarnas Banda Aceh membagi empat tim untuk mencari Ho Wee Han, wisatawan Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Sabang.
Kelok 23 masih uji coba hingga 20 September 2026. Evaluasi 21 September menentukan kelayakan jalan sebelum dibuka untuk umum.
Dewa United menang 3-1 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Johnathan Pereira dan dua gol Denilson.
Nusron Wahid dua kali absen rapat Komisi II DPR. Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menyebut Nusron memiliki penugasan lain yang terjadwal.
Kaspersky menemukan lebih dari 1.000 email phishing yang menyamar sebagai Zoom dan DocuSign serta menyasar akun perusahaan.