PMI Bantul Kekurangan Stok Darah

Pendonor berpartisipasi dalam acara donor darah HUT ke-5 Crystal Lotus Hotel, Kamis (28/3)./ Ist. - Crystal Lotus Hotel
24 Mei 2019 04:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul mengaku kekurangan stok darah selama bulan Ramadan. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Koordinator P2D2S PMI Kabupaten Bantul, Subandi.

Menurutnya sejak hari pertama bulan puasa, banyak masyarakat yang kurang mendonorkan darahnya untuk PMI Bantul. “Perminggu itu kita membutuhkan limapuluh hingga seratus kantong darah untuk didonorkan kepada yang membutuhkan, namun semenjak hari pertama puasa itu kami jarang menerima pendonor, mungkin gara-gara puasa ya,” katanya Kamis (23/5/2019)

Lebih lanjut Subandi menjelaskan bahwa PMI Bantul senidiri kekurangan stok darah  golongan darah A, golongan darah B, dan juga golongan darah O. Sedangkan golongan darah lain pihaknya masih mempunyai stok yang mencukupi.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya, seperti acara donor darah masal, namun setelah acara tersebut stok darah A, B dan O tetap kurang mencukupi. Pihaknya hanya mengandalkan pengiriman pesan broadcast yang mengingatkan para pendonor yang terdaftar untuk segera mendonorkan darahnya.

“Jadi untuk saat ini kami hanya mengandalkan pendonor aktif yang sudah tercatat di database kita, selain untuk memenuhi permintaan rumah sakit, kami sarankan agar rumah sakit untuk membawakan pendonor langsung atau pengganti, jadi kami harap setelah ini lebih banyak lagi masyarakat yang mendonorkan darah, khususnya di bulan puasa,” kata Subandi.