Ini Sejumlah Jalur Alternatif dan Utama di Wilayah Barat DIY…

Ilustrasu kendaraan bergerak menuju jalur alternatif Tempel-Prambanan pada Selasa (19/6/2018). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
30 Mei 2019 11:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, PENGASIH--Sebanyak 716 personel yang terdiri dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP telah disiapkan untuk mengamankan arus mudik dan balik lebaran 2019 di Kulonprogo. Polisi memetakan sejumlah jalur utama dan jalur alternatif di wilayah barat DIY tersebut untuk mengantisipasi kemacetan.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution mengatakan untuk personil kepolisian yang diterjunkan sebanyak 445 orang. Bersama tim gabungan, mereka akan menempati dua pos pengamanan (pospam) dan empat pos pelayanan.

Dua pospam didirikan di dua lokasi berbeda, yakni depan Pasar Baru Sentolo, Kecamatan Sentolo sebagai perbatisan sisi timur dengan Kabupaten Bantul dan simpang pangkalan di Kecamatan Temon, sebagai perbatasan ujung barat dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Adapun untuk pos pelayanan didirikan di Terminal Wates, Stasiun Wates, kawasan obyek wisata Kalibiru, Kecamatan Kokap dan Pantai Glagah, Kecamatan Temon. "Dalam kegiatan ini kami mengedepankan pengaturan pembinaan, patroli, penjagaan dalam mewujudkan kamsoltibcarlantas di wilayah kabupaten Kulonprogo," ujarnya sesuai gelar pasukan Operasi Ketupat Progo 2019, di Mapolres Kulonprogo, Kecamatan Pengasih, Selasa (28/5/2019).

Anggara mengatakan jalur yang digunakan menghadapi arus mudik dan balik di Kulonprogo terdiri dari jalur utama dan alternatif. Untuk jalur utama yakni jalan nasional mulai dari Kecamatan Temon perbatasan Kabupaten Purworejo, sampai ke perbatasan Kabupaten Bantul.

Sedangkan untuk jalur alternatif, terdapat dua pilihan, yakni alternatif tengah di jalan provinsi mulai dari Pertigaan Toyan ke utara melewati Nagung, Panjatan, Brosot, Galur hingga tembus ke Bantul. Adapula alternatif utara mulai dari Ngeplang, Sentolo, sampai Nanggulan, Kalibawang, dan menuju Muntilan.

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Maryanto mengatakan sebagai upaya antisipasi kemacetan di perbatasan wilayah, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian daerah lain, yakni Polres Purworejo dan Bantul. Diharapkan lewat koordinasi ini bisa menguraikan kemacetan yang biasa terjadi di jalur utama arus mudik.  "Jika ada informasi penarikan arus lalu lintas, kita informasikan ke polres lain," ujarnya.

Antisipasi lain yang telah dilaksanakan yakni pemasangan rontek berisi imbauan untuk keselamatan dalam berkendara. Rontek iti dipasang di jalur utama maupun jalur wisata. "Kurang lebih ada 300 rontek rontek keselamatan, di jalur obyek wisata ada 100-an," ucapnya.