Kawasan Lotte Mart Berpotensi Jadi Exit Tol Jogja-Solo, Ini Alasannya

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
14 Juni 2019 04:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY tetap mencari solusi terbaik bagi masyarakat DIY sebelum menentukan ruas tol Jogja-Solo. Dampak yang paling kecil akan diambil oleh Pemda sebelum menyepakati trase tol Jogja-Solo.

Sekda DIY Gatot Saptadi menegaskan hingga kini belum ada kesepakatan soal trase tol Jogja-Solo. Penentuan ruas jalan tol Jogja-Solo mulai dari pintu masuk dari Jawa Tengah (Manisrenggo) hingga keluar ke Kota Jogja hingga kini masih belum final. "Yang sudah fiks yang [tol] Jogja-Bawen. Untuk [tol] Jogja-Solo belum final. Dari gambar yang ada, ada ruas yang elevated [melayang] ada juga yang at grade [di atas tanah], tapi belum fiks," katanya.

Untuk ruas tol Jogja-Solo ini, katanya, perencanaannya memang akan diserahkan kepada swasta. Kondisi itu berbeda dengan ruas tol Jogja-Bawen. Pemda DIY menawarkan lima alternatif exit tol di kawasan Maguwoharjo. Mulai dari ujung Ringroad Timur (Lotte Mart), melalui Stadion Maguwoharjo, sekitar Candi Sambisari dan Candi Kedulan.

Dari tawaran tersebut, ujung Ringroad Timur dinilai lebih realistis karena dinilai tidak menimbulkan dampak sosial di masyarakat.

"Kriterianya sepanjang [tol] tidak melewati situs-situs bersejarah, jarak minimal dari situs 500 meter itu yang disetujui. Selain itu, seminimal mungkin dampak ke masyarakat dan biaya pembebasan tanahnya, serta tol tidak berdampak pada aktivitas ekonomi lokal," katanya.