Ada Panggung Musik, Parangkusumo Dikunjungi 6.400 Wisatawan

Pengunjung memadati kawasan Pantai Parangkusumo saat digelar Bantul Music Parade 2019 pada Minggu (16/6/2019). - Ist/Panitia.
17 Juni 2019 08:07 WIB Sunartono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pengunjung Pantai Parangkusumo mencapai 6.400 wisatawan saat bersamaan digelarnya Bantul Music Parade 2019 pada Minggu (16/6/2019). Event itu dinilai mampu meningkatkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil penarikan retribusi.

Penanggungjawab Bantul Music Parade 2019 Fandy Romadhany menilai hiburan panggung musik menjadi salah salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk dating mengunjungi Parangkusumo. Pada awalanya ia hanya menargetkan jumlah pengunjung sekitar 4.000 wisatawan saja ketika digelarnya event tersebut. Tetapi berdasarkan tiket yang terjual mencapai 6.400 dibeli penonton.

“Pengunjungnya membludak, karena awalnya target kami sekitar 4.000, tetapi setelah kami hitung berdasarkan tiket dan kupon undian mencapai 6.400 pengunjung,” terang dia dalam rilisnya Senin (17/6/2019).

Ia menambahkan kegiatan serupa layak digelar pada tahun berikutnya terutama untuk merubah citra negatif yang seringkali melekat di Pantai Parangkusumo. Hiburan musik menjadi salah satu media yang tepat terutama dalam menghadirkan anak muda milenial untuk datang ke Parangkusumo dengan tujuan untuk berlibur. Selain itu event tersebut dapat meningkatkan jumlah PAD melalui penarikan retribusi wisata pantai.

“Genre yang disajikan pop dan dangdut, ini banyak disukai anak muda sehingga mereka rela datang untuk menyaksikan langsung ke Parangkusumo. Menurut kami ini efektif untuk promosi wisata Parangkusumo,” katanya.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Agus Yuli mengatakan dengan banyak pengunjung yang datang secara perlahan mampu merubah stigma negatif Pantai Patangkusumo. Selama ini pantai tersebut sering dikaitkan dengan klenik dan prostitusi secara perlahan akan hilang dengan banyaknya masyarakat datang menyaksikan hiburan positif yang digelar.

“Karena dengan ada hiburan semacam ini banyak masyarakat yang hadir sehingga wisatawan tertarik datang ke Parangkusumo untuk liburan. Tentu acara seperti ini akan dipertimbangkan lagi pada tahun-tahun berikutnya,” kata dia.