Investor China Bangun Apartemen Rp1,25 Triliun di IKN
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Kepala Bidang Destinasi Area III Asdep Pengembangan Destinasi Regional II Kemenpar RI, Widayanti Bandia ketika menghadiri peresmian Gedung ITC pada Selasa (18/6/2019). Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim (ST16).
Harianjogja.com, BANTUL – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meresmikan gedung Tourist Information Center (TIC) yang terletak di kawasan Pantai Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (18/6/2019). Kemenpar menilai wisata di Bantul termasuk populer di telinga para pelancong.
Kepala Bidang Destinasi Area III Asdep Pengembangan Destinasi Regional II Kemenpar RI, Widayanti Bandia di sela-sela peresmian menuturkan bahwa gedung TIC yang ada dibantul ini termasuk paling megah ketimbang TIC di daerah lainnya. “Saya sangat puas, akhirnya Bantul bisa punya gedung TIC yang sangat berguna untuk para wisatawan lokal maupun manca negara, silahkan ini digunakan dengan baik dan dijaga,” katanya.
Ia mengatakan Bantul adalah salah satu daerah yang populer ditelinga para pelancong. Dalam catatannya, dibandingkan dengan dua atau tiga tahun yang lalu kini perkembangam wisata di Bantul sangat terhitung cepat.
“Kalau berbicara masalah potensi wisata biasanya ada lima faktor yang mempengaruhi, pertama bagaimana Kepala Daerahnya [Bupati Bantul], apakaha dia melek sadar potensi wisata yang dimiliki daerahnya atau tidak, kedua bagaimana Kepala Dinas Pariwisatanya, apakah dia inovatif atau tidak,” jelas Widayanti.
“Tapi saat ini ternyata destinasi wisata di Bantul sangat jauh lebih berkembang dan menjadi baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, terus terang saya kagum,” ujarnya.
Lalu ketiga adalah pelaku industri, kata Widayanti di Bantul sendiri tidak ada hotel-hotel besar seperti di lain daerah. Hal ini sangat bagus karena UKM-UKM di kawasan Bantul bisa ikut tumbuh sebagai dampak wisata.
“Keempat ada komunitas Pokdarwisnya, di Bantul saya lihat sendiri semua Pokdarwisnya sudah sangat bagus dan memang sadar wisata, mereka selalu menyajikan inovasi-inovasi baru, jadi para pengunjung tidak bosan dengan suasana yang itu-itu aja. Kelima adalah peran media, karena peran media sangat penting dalam menyajikan informasi-informasi yang mampu menarik wisatwan untuk datang kesini lagi,” katanya.
Selain ia juga memberi masukan bahwa di beberapa destinasi wisata di Bantul sangat minim lahan parkir seperti di puncak Becici. “Tapi ada satu masukan yang perlu saya sampaikan, beberapa destinasi ada yang kekurangan lahan parkir dan parkir itu adalah unsur penting bagi destinasi wisata. Seperti yang di Becici itu kan parkirannya masih minim,” jelasnya.
Widayanti berharap kedepannya pihak pemerintah setempat mampu menyediakan lahan parkir yang cukup luas agar saat musim liburan tiba para pengunjung tidak kebingungan untuk mencari tempat parkir.
“Jadi pengelolaanya sudah bagus, kebersihan sudah bagus, inovasi sudah lebih bagus lagi tapi masukannya saya hanya itu, lahan parkir. Harapan saya ya kedepannya lahan parkir bisa diperluas lagi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.