Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Kepala Bidang Destinasi Area III Asdep Pengembangan Destinasi Regional II Kemenpar RI, Widayanti Bandia ketika menghadiri peresmian Gedung ITC pada Selasa (18/6/2019). Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim (ST16).
Harianjogja.com, BANTUL – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meresmikan gedung Tourist Information Center (TIC) yang terletak di kawasan Pantai Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (18/6/2019). Kemenpar menilai wisata di Bantul termasuk populer di telinga para pelancong.
Kepala Bidang Destinasi Area III Asdep Pengembangan Destinasi Regional II Kemenpar RI, Widayanti Bandia di sela-sela peresmian menuturkan bahwa gedung TIC yang ada dibantul ini termasuk paling megah ketimbang TIC di daerah lainnya. “Saya sangat puas, akhirnya Bantul bisa punya gedung TIC yang sangat berguna untuk para wisatawan lokal maupun manca negara, silahkan ini digunakan dengan baik dan dijaga,” katanya.
Ia mengatakan Bantul adalah salah satu daerah yang populer ditelinga para pelancong. Dalam catatannya, dibandingkan dengan dua atau tiga tahun yang lalu kini perkembangam wisata di Bantul sangat terhitung cepat.
“Kalau berbicara masalah potensi wisata biasanya ada lima faktor yang mempengaruhi, pertama bagaimana Kepala Daerahnya [Bupati Bantul], apakaha dia melek sadar potensi wisata yang dimiliki daerahnya atau tidak, kedua bagaimana Kepala Dinas Pariwisatanya, apakah dia inovatif atau tidak,” jelas Widayanti.
“Tapi saat ini ternyata destinasi wisata di Bantul sangat jauh lebih berkembang dan menjadi baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, terus terang saya kagum,” ujarnya.
Lalu ketiga adalah pelaku industri, kata Widayanti di Bantul sendiri tidak ada hotel-hotel besar seperti di lain daerah. Hal ini sangat bagus karena UKM-UKM di kawasan Bantul bisa ikut tumbuh sebagai dampak wisata.
“Keempat ada komunitas Pokdarwisnya, di Bantul saya lihat sendiri semua Pokdarwisnya sudah sangat bagus dan memang sadar wisata, mereka selalu menyajikan inovasi-inovasi baru, jadi para pengunjung tidak bosan dengan suasana yang itu-itu aja. Kelima adalah peran media, karena peran media sangat penting dalam menyajikan informasi-informasi yang mampu menarik wisatwan untuk datang kesini lagi,” katanya.
Selain ia juga memberi masukan bahwa di beberapa destinasi wisata di Bantul sangat minim lahan parkir seperti di puncak Becici. “Tapi ada satu masukan yang perlu saya sampaikan, beberapa destinasi ada yang kekurangan lahan parkir dan parkir itu adalah unsur penting bagi destinasi wisata. Seperti yang di Becici itu kan parkirannya masih minim,” jelasnya.
Widayanti berharap kedepannya pihak pemerintah setempat mampu menyediakan lahan parkir yang cukup luas agar saat musim liburan tiba para pengunjung tidak kebingungan untuk mencari tempat parkir.
“Jadi pengelolaanya sudah bagus, kebersihan sudah bagus, inovasi sudah lebih bagus lagi tapi masukannya saya hanya itu, lahan parkir. Harapan saya ya kedepannya lahan parkir bisa diperluas lagi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.