Sultan Menolak Tol ke Bandara Kulonprogo

Sri Sultan HB X - Harian Jogja/Desi Suryanto
19 Juni 2019 16:22 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X menolak rencana pembangunan tol yang terintegrasi dengan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). Menurut Sultan, akses ke bandara baru di Kulonprogo lebih baik berupa jalur biasa non-tol agar masyarakat sekitar bandara juga bisa merasakan manfaat ekonomi.

Sultan menganggap apabila YIA terintegrasi dengan tol, masyarakat Kulonprogo hanya dilalui pengguna bandara begitu saja. Dampak ekonomi dari keberadaan bandara pun tidak akan dirasakan oleh masyarakat luas.

“Enggak pakai tol. Kebaradaan bandara kan untuk pertumbuhan ekonomi Jogja. Kalau medhun [turun] airport ditampani [langsung ke] tol, Jogja oleh [dapat] apa? Kan enggak dapat apa-apa. Makan aja enggak,” tegas Sultan saat menghadiri syawalan Gubernur DIY dengan jajaran Pemda DIY di Taman Budaya Kulonprogo, Rabu (19/6/2019).

Menurut Sultan, lebih baik untuk akses ke YIA menggunakan jalan raya biasa atau jalur non-tol seperti Jalan Jalur lingkar Selatan (JJLS).

JJLS akan terhubung dengan Bandara YIA. Pemerintah juga menyiapkan jalur lewat Bedah Menoreh yang terhubung dengan Candi Borobudur untuk menunjang pariwisata ke wilayah Pegunungan Menoreh.

Meski demikian, Sultan tak menolak mentah-mentah tol menuju bandara baru.

“Kalau [keberadaan tol] bermanfaat, ya mari kita bicara. Tapi kalau nantinya masyarakat Kulonprogo tidak dapat apa-apa, ya untuk apa [tol]?” tutur Sultan.