Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini 28 Juni 2026, Tarif Tetap Rp8.000
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Salah satu peserta lomba menangkap ikan Red Devil di Waduk Sermo, Kulonprogo. /Ist-BKIPM.
Harianjogja.com, JOGJA—Populasi ikan pemangsa atau dikenal dengan Red Devil secara perlahan menurunkan populasi ikan lokal yang berada di Waduk Sermo, Kulonprogo. Kelautan dan Perikanan melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta mengadakan lomba tangkap ikan Red Devil di perairan waduk tersebut.
Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman menjelaskan masuknya Red Devil sebagai salah satu jenis ikan pendatang di Waduk Sermo Kulonprogo telah menimbulkan dampak berkurangnya jenis ikan lokal setempat seperti ikan nila, lele, tawes dan wader di waduk tersebut. Padahal harga jual atau nilai ekonomis dari ikan red devil tidak setinggi ikan-ikan lokal.
“Mengantisipasi semakin berkembangnya ikan red devil di Waduk Sermo serta sebagai sosialisasi mengenai bahaya ikan invasif terhdap kelestarian ikan lokal, kami mengadakan lomba tangkap ikan Red Devil,” terang dia dalam rilisnya Jumat (21/6/2019).
Lomba Tangkap Ikan Red Devil tersebut terselenggara selama tiga hari, mulai tanggal 18 sampai 20 Juni 2019, diikuti oleh warga di sekitar Waduk Sermo dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan yaitu pancing, jala dan jaring. Pihaknya berencana mengadakan kegiatan pelepasan benih ikan lokal ke perairan Waduk Sermo pada 24 Juni 2019 mendatang dengan jumlah sekitar sejuta ekor.
Hafit menegaskan lomba tersebut diharapkan dapat mengurangi jumlah ikan Red Devil di Waduk Sermo, untuk kemudian kita akan gantikan dengan jenis-jenis ikan lokal yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Melalui kegiatan pelepasan benih-benih ikan lokal diharapkan berkembang dengan baik akan mampu bersaing dengan ikan Red Devil yang ada.
“Diharapkan sekaligus membawa dampak ekonomi dan kesejahteraan yang lebih menguntungkan kepada warga nelayan yang atau penduduk sekitar yang memanfaatkan ikan hasil tangkapan di waduk tersebut. Selanjutnya ikan hasil tangkapan lomba tersebut akan disalurkan kepada unit usaha pengolahan ikan setempat untuk dibuat olahan Red Devil Crispy maupun dalam bentuk olahan lainnya,” ujarnya.
Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian Data dan Informasi BKIPM Yogyakarta Haryanto menambahkan kegiatan lomba tangkap ikan red devil dan pelepasan benih ikan di Waduk Sermo Kulonprogo merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan.
“Melalui seluruh kegiatan tersebut diharapkan masayarakat akan lebih mengenal hal-hal terkait karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan mewujudkan partisipasi aktif instansi terkait dan masyarakat dalam mempertahankan kelestarian sumber daya ikan guna mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan bidang kelautan dan perikanan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 30 Juni 2026 lengkap rute Stasiun Tugu–YIA, jam keberangkatan, tarif Rp50.000, dan layanan kereta bandara terbaru.
MK menegaskan pilkada langsung tetap berlaku setelah permohonan uji materi UU Pilkada ditolak. Simak alasan dan pertimbangan Mahkamah.
Jadwal SIM Keliling Jogja 30 Juni 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Drive Thru SIM Polresta Jogja.
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 93,75 persen hingga akhir Juni 2026. Realisasi proyek Rp137,5 miliar ini melampaui target dan lebih cepat dari jadwal.
Mendukbangga Wihaji menegaskan komunikasi keluarga dan peran ayah menjadi benteng utama agar anak terhindar dari narkoba dan pergaulan bebas.