SAR Perpanjang Pencarian Rombongan Wartawan hingga 17 September
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Ilustrasi kebudayaan/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, SLEMAN--Dalam rangka menjaga nilai adat, tradisi, dan seni serta memajukan kebudayaan, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, menyelenggarakan pembinaan lembaga penggiat seni dan sanggar.
"Revitalisasi adalah menghidupkan kembali objek pemajuan kebudayaan yang telah atau hampir musnah," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Jumat (12/7/2019).
Revitalisasi sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan pasal 26 ayat (3), menurut dia, antara lain dilakukan dengan menggali atau mempelajari kembali berbagai data objek pemajuan kebudayaan dan/atau objek pemajuan kebudayaan yang telah atau hampir musnah yang ada di dalam maupun luar negeri.
"Kemudian mewujudkan kembali objek pemajuan kebudayaan yang telah atau hampir musnah dan mendorong kembali penggunaan objek pemajuan kebudayaan yang telah atau hampir musnah," katanya.
Dalam upaya memajukan kebudayaan, ia menjelaskan, Dinas Kebudayaan Sleman menggunakan Dana Keistimewaan tahun 2019 untuk memfasilitasi sanggar untuk menggelar pementasan kesenian.
"Dua Sanggar di Kabupaten Sleman yang memperoleh fasilitas pembinaan sanggar ini adalah Sanggar Sekar Djagad dan Sanggar Budaya Wijaya kusuma," katanya.
Aji mengatakan, fasilitasi tersebut ditujukan untuk memopulerkan seni tradisional kerakyatan dan modern di kalangan masyarakat.
"Selain itu juga untuk menggali potensi sumber daya manusia (SDM) bidang seni, serta kelompok-kelompok atau sanggar seni," katanya.
Sanggar yang mendapat dukungan sudah menggelar pementasan.
Sanggar Budaya Wijaya Kusuma di Padukuhan Grogol, Margodadi, Seyegan, menggelar pentas seni Maguyu-uyu, Tari Persembahan, Tari Putri Wijaya Kusuma, Rampak Putra Wijaya Kusuma, Pethilan Kethoprak, dan Campursari Putra Sekar Sumawur.
Padepokan Sekar Djagad, Mutihan, Madurejo, Prambanan, sudah mementaskan Wayang Orang Pakeliran (Sengkuni Gugur), Rampak Kendang Cikrak, Klanthang Mimis, dan Sendratari Siswa SMKI Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Operasi SAR pencarian 8 wartawan dan 3 kru kapal di Selat Sunda diperpanjang hingga 17 September 2026 setelah tujuh hari belum membuahkan hasil.
Polisi membongkar jaringan sabu Jakarta-Surabaya-Lombok dengan barang bukti 5.418,10 gram sabu yang disembunyikan di ban serep mobil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 16 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu keberangkatan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
UEFA menetapkan Muenchen dan Barcelona sebagai tuan rumah final Liga Champions 2028 dan 2029, serta venue final kompetisi Eropa lainnya
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.