Karyawan PT PLN Ikut Bersihkan Pantai Samas

Para karyawan PT PLN UIP JBT II dibantu oleh salah satu personel Muspika Sanden membersihkan sampah yang menumpuk di area Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Minggu (14/7/2019). - Istimewa/PT PLN UIP JBT II
15 Juli 2019 17:42 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—PT PLN (Persero) Unit Induk Pebangunan Jawa Bagian Tengah II (UIP JBT II) melaksanakan giat lingkungan kedua tahun ini. Kali ini karyawan PT PLN UIP JBT II bergotong royong membersihkan sampah yang ada di Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Minggu (14/7/2019).

Asisten Manajer Komunikasi PT PLN UIP JBT II Agung Nugroho mengatakan dalam melaksanakan kegiatan itu, perusahaannya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY. Dia menjelaskan kegiatan itu dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan pesisir yang bersih dan asri. “Selain itu, kami juga berharap turut serta menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan terutama kebersihan pantai,” kata dia melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (15/7/2019).

Salah satu alasan PLN UIP JBT II memilih Pantai Samas sebagai sasaran giat lingkungan kali adalah lantaran Pantai Samas merupakan salah satu lokasi wisata di Bantul yang mulai banyak dikunjungi wisatawan. Namun banyaknya sampah yang mengotori kawasan pantai mengakibatkan dampak negatif pada keindahan dan juga kesehatan lingkungan.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program dari Bidang Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (K3L) yang salah satu fungsinya memang dikhususkan untuk memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar wilayah kerja PLN UIP JBT II.

Tak hanya itu, imbuh Agung, kegiatan tersebut juga sekaligus membuktikan konsistensi PLN dalam menjalankan tanggung jawabnya dalan menjaga lingkungan hidup. “Sehingga ini adalah bukti keseriusan kami dalam upaya ikut menjaga kualitas lingkungan hidup,” ucap dia.

Dalam kegiatan itu, PLN juga dibantu sejumlah personel dari SAR, Muspika Kecamatan Sanden, serta perangkat dan warga desa Srigading.