Isakuiki Jogja Meriahkan Gelaran di Sleman City Hall

Penampilan grup liong & barongsai Isakuiki Jogja meriahkan acara Make up competition, di Sleman City Hall, Rabu (17/7)./ Ist. - Isakuiki Jogja
18 Juli 2019 09:22 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Grup liong & barongsai Isakuiki Jogja meriahkan acara Make up Competition, di Sleman City Hall, Rabu (17/7).

Ketua Paguyuban Isakuiki, Sri Sulastuti mengatakan dalam kegiatan ini paguyuban barongsai yang didirikan oleh Doel Wahab sekitar 1991 tersebut menampilkan aksinya memeriahkan acara, menghibur pengunjung.

Meski bukan budaya asli Indonesia, Barongsai terus coba dilestarikan, karena telah menjadi bagian masyarakat Indonesia sendiri saat ini. “Regenerasi terus dilakukan saat ini anggota sekitar 40 orang, banyak anak-anak dari usia delapan-sepuluh tahun. Setiap Kamis dan Minggu latihan, tetapi memang beberapa waktu terakhir sedang libur latihan,” kata Sri.

Senada dengan Sri, salah satu generasi muda pemain Barongsai di Isakuiki, Ardhan Fathoni mengatakan dengan paguyuban ini dapat memperkenalkan salah satu budaya walaupun bukan asli dari Indonesia.

“Menghargai menghormati budaya luar yang baik juga. Mengenalkan generasi milenial salah satu budaya Tionghoa yang dikembangkan dipelajari masyarakat pribumi,” ujarnya.

Dikatakan Ardhan, saat ini anggota paguyuban memang diisi oleh anak-anak muda asli Jogja. Ia berharap pula regenerasi terus berjalan dan semakin banyak tampil menghibur masyarakat.