Lanjutan Perbaikan Jalan Rusak di Kawasan Industri Semin Mulai Dikerjakan
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Bupati Gunungkidul Badingah (tengah) saat menerima penghargaan Top 99 Inovasi Layanan Publik, Kamis (18/7/2019)./Istimewa/Dokumen Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul meraih Top 99 Inovasi Layanan Publik di 2019. Penghargaan ini diraih berkat adanya program Ayo Tunda Usia Menikah Mengawali Gerakan Semangat Gotong Royong Mencegah Stunting (Ayunda Simenik Makan Sego Ceting) yang dikembangkan oleh UPT Puskesmas II Gedangsari.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan inovasi layanan publik ini bermula pada keprihatinan atas banyaknya kasus pernikahan dini di Kecamatan Gedangsari. Untuk pencegahan di 2013 dikembangkan program Ayo Cegah Usia Menikah (Ayunda Simenik). Program ini dijalankan dengan harapan dapat mencegah pernikahan dini.
Program ini, kata Dewi, mulai memberikan dampak positif karena pernikahan dini di Gedangsari dapat dikurangi. Meski berhasil ditekan, permasalahan baru muncul yakni ditemukan banyaknya anak yang lahir stunting. Oleh karena itu, program Ayunda Simenik dikembangkan dan ditambah dengan upaya pencegahan stunting. “Programnya jadi Ayunda Simenik Makan Sego Ceting,” kata Dewi kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).
Dia menjelaskan program ini merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Pasalnya, dengan program penundaan pernikahan ini memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang usia pernikahan yang ideal. Harapannya dengan menikah di usia ideal maka dapat memberikan dampak terhadap pengurangan risiko angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) hingga masalah bayi stunting.
“Menikah di usia ideal banyak memberikan manfaat, salah satunya kesehatan reproduksi lebih siap. Jadi dengan program ini memberikan efek domino karena dengan pencegahan pernikahan dini juga bisa berpengaruh terhadap pengurangan angka kelahiran stunting,” ujarnya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengapresiasi program Ayunda Simenik Makan Sego Ceting yang dikembangkan. Pasalnya dengan program ini bisa masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019.
Menurut dia pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi di lingkup Pemkab Gunungkidul untuk terus peningkatan kualitas layanan. Jangan sampai penghargaan yang diberikan membuat para pegawai terlena dan justru menurunkan kualitas kinerja. “Penghargaan yang diberikan harus menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik. Yang jelas, upaya pencegahan pernikahan dini dan pengurangan stunting harus terus dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu terasa hingga Jogja. Daryono menjelaskan penyebab, karakter gempa dalam, dan potensi gempa susulan.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Polisi menetapkan pemuda 22 tahun sebagai tersangka setelah anak 13 tahun ditemukan di rental PS Banyumanik usai berpindah empat hari.
Presiden Prabowo tiba di New Delhi untuk menghadiri KTT BRICS ke-18 yang berlangsung 12-13 September 2026.
Franco Mastantuono mencetak hat-trick saat Fiorentina menang 4-2 atas Venezia pada pekan keempat Liga Italia.