Satpol PP Tertibkan Praktik Sewa Tikar di Pantai Sepanjang Gunungkidul
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Sidang paripurna di DPRD Gunungkidul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pelantikan anggota DPRD baru akan dilaksanakan pada Senin (12/8/2019). Meski demikian, partai politik (parpol) peraih kursi terbanyak di Pemilu 2019 mulai mempersiapkan kader untuk duduk di kursi pimpinan Dewan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan partainya di dalam Pemilu 2019 memperoleh 10 kursi di DPRD Gunungkidul. Hasil ini menempatkan PDI Perjuangan sebagai peraih kursi terbanyak dan berhak atas kursi Ketua Dewan.
Untuk calon pimpinan, setiap kader terpilih memiliki peluang yang sama karena penentuan berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Menurut dia, sesuai dengan aturan prioritas untuk menduduki kursi pimpinan Dewan adalah ketua DPC, sekretaris dan bendahara partai, dengan catatan terpilih sebagai anggota Dewan. Namun komposisi ini bisa diubah sesuai dengan kebijakan dari DPP, semua anggota fraksi memiliki hak yang sama untuk dipilih dan ditugaskan menjadi pimpinan Dewan. “DPP atas pertimbangan ketua umum memiliki kewenangan untuk menugaskan kader sehingga setiap anggota yang menjadi anggota dewan memiliki hak dan kesempatan yang sama,” katanya, Sabtu (27/7/2019).
Menurut dia, kader yang ditunjuk DPP yang menduduki kursi pimpinan Dewan. “Jadi ditunggu saja. Nanti pada saatnya diketahui siapa yang berhak mengisi posisi Ketua DPRD Gunungkidul,” katanya.
Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Gunungkidul, Suparjo, mengatakan partainya meraih sembilan kursi di Pemilu 2019 sehingga berhak atas kursi wakil ketua Dewan. Menurut dia, partainya sudah mempersiapkan kader untuk duduk di kursi tersebut. “Itu adalah hak kami, jadi akan diisi dari kader yang berhasil duduk sebagai anggota Dewan,” katanya.
Suparjo menuturkan keputusan untuk menunjuk kader yang duduk di kursi wakil ketua DPRD merupakan kewenangan DPP. Namun kader di daerah berhak mengusulkan calon yang potensial dipilih. “DPD tingkat kabupaten berhak mengusulkan tiga nama ke DPW Nasdem DIY. Oleh DPW bisa ditambah untuk kemudian diserahkan ke DPP,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk tingkat DPD Nasdem Gunungkidul sudah menggelar pleno terkait dengan calon pimpinan Dewan. Sesuai dengan petunjuk operasional partai ada tiga calon yang diusulkan. Ketiga nama ini meliputi caleg petahana Anton Supriyadi, Wulan Tustiana caleg terpilih dari Dapil 5 dan Suharno, caleg terpilih dari Dapil 3. “Nama-nama ini yang kami ajukan dan harapannya siapa yang terpilih bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” katanya.
Selain PDI Perjuangan dan Nasdem, dua partai lain juga berhak mendapatkan jatah wakil ketua. Jatah ini akan diberikan Partai Amanat Nasional (PAN) yang meraih enam kursi dan Golkar yang memperoleh lima kursi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.