8 Pedukuhan Pamerkan Keunggulan di Giripeni Expo 2019

Ilustrasi bazaar makanan dan produk UMKM di Hartono Mall Jogja menjadi daya tarik pengunjung di libur panjang HUT Ke 73 Republik Indonesia, Jumat (17/8/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
03 Agustus 2019 12:47 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Pemerintah Desa Giripeni, Kecamatan Wates menggelar Giripeni, Expo pada Jumat (2/8/2019) sampai Minggu (4/8/2019). Gelaran tersebut menjadi sarana pameran potensi desa dari berbagai sektor.

Masing-masing pedukuhan menunjukan potensinya. Ada 60 stan baik kuliner maupun kerajinan yang dipamerkan terdiri dari delapan pedukuhan yang ada di Desa Giripeni. Produk yang dipamerkan yaitu produk UMKM. Ada juga karya batik dari penyandang disabilitas yang masuk pada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Disabilitas Girikasih.

"Giripeni Expo bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menggalang solidaritas kekeluargaan di antara warga. Ajang ini memperkenalkan potensi desa. Dari delapan pedukuhan, banyak potensi yang bisa digali dan layak untuk diperkenalkan pada masyarakat luas," ungkap Kepala Desa Giripeni, Priyanti pada Jumat (2/8/2019). Giripeni Expo 2019 merupakan gelaran kedua kalinya setelah tahun lalu acara tersebut juga digelar.

Tidak hanya produk UMKM, seni budaya masyarakat setempat ditampilkan. Ada jathilan jago, jathilan anak ketoprak pamong desa, hingga permainan anak tradisional. Pemdes juga membuka loket pelayanan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan akta kematian secara kolektif.

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo yang turut hadir dalam acara Giripeni Expo mengatakan, di era sekarang potensi yang ada di desa, harus bisa ditampilkan dan dibudayakan lagi. Hal tersebut tidak hanya untuk mempertahankan tradisi saja, tapi juga untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.

"Sudah saatnya menunjukkan produktivitas dan potensi desa kepada publik. Kalau ada potensi produk UMKM yang bisa dijual atau potensi yang dimiliki, silakan ditunjukkan pada publik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sutedjo pada Jumat.

Ia berharap acara tersebut bisa menjadi ajang promosi bagi produk UMKM di Desa Giripeni dan bisa digelar secara berkelanjutan tiap tahunnya.