Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi bazaar makanan dan produk UMKM di Hartono Mall Jogja menjadi daya tarik pengunjung di libur panjang HUT Ke 73 Republik Indonesia, Jumat (17/8/2018). /Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, WATES--Pemerintah Desa Giripeni, Kecamatan Wates menggelar Giripeni, Expo pada Jumat (2/8/2019) sampai Minggu (4/8/2019). Gelaran tersebut menjadi sarana pameran potensi desa dari berbagai sektor.
Masing-masing pedukuhan menunjukan potensinya. Ada 60 stan baik kuliner maupun kerajinan yang dipamerkan terdiri dari delapan pedukuhan yang ada di Desa Giripeni. Produk yang dipamerkan yaitu produk UMKM. Ada juga karya batik dari penyandang disabilitas yang masuk pada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Disabilitas Girikasih.
"Giripeni Expo bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menggalang solidaritas kekeluargaan di antara warga. Ajang ini memperkenalkan potensi desa. Dari delapan pedukuhan, banyak potensi yang bisa digali dan layak untuk diperkenalkan pada masyarakat luas," ungkap Kepala Desa Giripeni, Priyanti pada Jumat (2/8/2019). Giripeni Expo 2019 merupakan gelaran kedua kalinya setelah tahun lalu acara tersebut juga digelar.
Tidak hanya produk UMKM, seni budaya masyarakat setempat ditampilkan. Ada jathilan jago, jathilan anak ketoprak pamong desa, hingga permainan anak tradisional. Pemdes juga membuka loket pelayanan administrasi kependudukan seperti akta kelahiran dan akta kematian secara kolektif.
Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo yang turut hadir dalam acara Giripeni Expo mengatakan, di era sekarang potensi yang ada di desa, harus bisa ditampilkan dan dibudayakan lagi. Hal tersebut tidak hanya untuk mempertahankan tradisi saja, tapi juga untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.
"Sudah saatnya menunjukkan produktivitas dan potensi desa kepada publik. Kalau ada potensi produk UMKM yang bisa dijual atau potensi yang dimiliki, silakan ditunjukkan pada publik sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sutedjo pada Jumat.
Ia berharap acara tersebut bisa menjadi ajang promosi bagi produk UMKM di Desa Giripeni dan bisa digelar secara berkelanjutan tiap tahunnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.