Produk UMKM Sleman Tak Kalah dengan Produk Mal

Ilustrasi - Harian Jogja/Desi Suryanto
29 Juli 2019 09:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Guna menghilangkan persepsi jika produk usaha kecil menengah (UKM) hanya diperuntukkan untuk kalangan masyarakat kelas bawah, Dinas Koperasi Kabupaten Sleman menggelar Koperasi dan UKM Expo, di Atrium Jogja City Mall (JCM), Jalan Magelang, Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Pustopo, menuturkan bahwa expo ini sengaja digelar di mall supaya koperasi dan UKM semakin dikenal masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas.

Hal ini, kata Pustopo, juga untuk menghilangkan image bahwa koperasi dan UKM itu hanya untuk kalangan masyarakat kecil.

“Pameran koperasi dan UKM yang biasanya diadakan di lapangan atau di tenda-tenda, sekarang kita boyong di mall. Supaya menghilangkan image kalau koperasi dan UKM itu yang kecil-kecil, atau istilah bapak bupati kemarin itu ecek-ecek," kata Pustopo, Sabtu (27/7/2019).

Pustopo mengatakan, Koperasi dan UKM Expo ini merupakan rangkaian acara Hari Koperasi tingkat DIY. Ada sebanyak 58 koperasi dan UKM dari Kabupaten Sleman dan wilayah lainnya di DIY yang turut memeriahkan acara yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman ini.

Dalam expo ini, lanjut Pustopo, juga diadakan berbagai perlombaan, seperti lomba mewarnai, lomba fashion show dan lomba foto Instagram.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah untuk melaksanakan resepsi dan penyerahan penghargaaan sebagai acara puncak Hari Koperasi DIY pada Kamis, (25/7/2019).

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, saat acara penutupan Koperasi dan UKM Expo, Sabtu (27/7), di Atrium JCM, mengatakan jika geliat koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman semakin hari semakin meningkat. Dibandingkan dengan produk yang dijual di pasar modern, produk milik koperasi dan UKM juga tak kalah baiknya.

“Saya sudah melihat-lihat koperasi dan UKM yang ada disini. Ternyata tidak kalah dengan yang dijual di sini [di JCM]," tegasnya.

Sri Muslimatun mengatakan, salah satu kunci keberhasilan dalam memasarkan dan mengembangkan usaha adalah rasa percaya diri.

Menurutnya, perusahaan besar umumnya dimulai dari usaha kecil. Maka rasa percaya diri dan motivasi untuk berkembang lah yang kemudian dapat membuat usaha kita menjadi besar.

Sri Muslimatun menyampaikan, bahwa pemerintah selalu siap memberi bimbingan dan pelatihan guna menigkatkan ketrampilan para pelaku koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman.

“Terimakasih untuk Kepala Dinas dan pihak-pihak lain yang telah membantu. UKM yang kurang terampil diberi pelatihan gratis, diberi sertifikasi. Kurang modal dibantu modalnya. Luar biasa. Jadi ada sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah," tutupnya.