Pendapatan DIY Naik Rp93,5 Miliar

Ilustrasi dana atau anggaran. - JIBI
05 Agustus 2019 21:07 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pemda DIY mengajukan perubahan Anggaran Belanja pada 2019 ini. Dari semula direncanakan sebesar Rp5,97 triliun menjadi Rp5,98 triliun atau naik Rp8,405 miliar atau 0,4%.

Kenaikan APBD Perubahan tersebut salah satunya didorong oleh kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) yang awalnya direncanakan sebesar Rp1,92 triliun menjadi Rp2,01 triliun atau mengalami kenaikan sebesar Rp93,5 miliar atau naik 4,84%. Pendapatan asli daerah yang sah lain-lain mengalami kenaikan sebesar Rp56,409 miliar atau naik sebesar 68,58%.

Meski begitu, anggaran belanja yang disiapkan oleh Pemda DIY mengalami penyesuaian. Anggaran belanja tidak langsung yang semula direncanakan sebesar Rp3,19 triliun menjadi Rp3,17 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp15,39 miliar atau turun sebesar 0,48%.

Kondisi ini terjadi karena dana perimbangan yang semula direncanakan sebesar Rp2,47 triliun turun Rp6,609 milir menjadi Rp2,407 triliun atau turun 0,27% begitu juga dengan dana alokasi khusus mengalami penurunan sebesar Rp6,69 miliar. Adapun dana bagi hasil tidak mengalami perubahan atau tetap sebesar Rp89,505 miliar begitu juga dengan dana alokasi umum sebesar Rp1,35 triliun.

"Ya memang ada kenaikan PAD. Tapi ada juga penurunan dana perimbangan. Jadi perubahan APBD ini hanya untuk menjaga keseimbangan saja," kata Sekda DIY Gatot Saptadi di DPRD DIY, Senin (5/8/2019).