GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Penyembelihan hewan kurban. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA-- Iduladha akan dilangsungkan Minggu (11/8/2019) mendatang, seluruh masjid Kota Jogja akan melaksanakan kurban, tak terkecuali Masjid Pangeran Diponegoro, Kompleks Balaikota Jogja.
Secara simbolik, tiga instansi menyumbangkan masing-masing satu ekor sapi pada Masjid Diponegoro, yakni Bank BPD DIY, Bank Jogja dan Gubernur DIY, Jumat (9/8/2019) di halaman Masjid Diponegoro.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sugeng Darmanto, mengatakan pasca penyembelihan akan dilaksanakan pemeriksaan daging kurban yang melibatkan 200 mahasiswa kedokteran hewan UGM dan 125 petugas dari Pemkot. "Yang sudah diawasi 400 sapi dan 2.080 kambing," ujarnya.
Ia mengungkapkan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) akan mulai bekerja setelah salat id, dengan jumlah pemotongan sebanyak 50 hewan di hari pertama, 50 hewan hari kedua dan 10 hewan pada hari ketiga. "Di situ, jeroan akan diolah jadi kompos," ungkapnya.
Kata dia, masyarakat perlu mewaspadai cacing hati. Hewan yang diberi makan rumput basah biasanya berpotensi terserang cacing ini. Sementara wabah antraks yang terjadi di Karangmojo, Gunungkidul, ia pastikan tidak menyebar, sebab sudah ditutup, tidak boleh keluar wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Spanyol mengerahkan sekitar 2.300 personel polisi dan tentara ke Ceuta untuk mengantisipasi seruan migrasi massal pada 15 Agustus.
Toyota berencana menambah pilihan kendaraan elektrifikasi setelah penjualan mobil hybrid dan listrik meningkat hampir dua kali lipat di GIIAS 2026.
Gelombang panas ekstrem membuat Slovakia menetapkan status darurat di dua wilayah akibat krisis air minum. Suhu negara itu mencapai 42,2 derajat Celsius.
Survei IPO menempatkan Teddy Indra Wijaya di posisi kedua pejabat Kabinet Merah Putih dengan penilaian positif 33,5 persen.
Pemkab Pekalongan membenahi birokrasi setelah OTT Bupati Fadia Arafiq. ASN akan ditempatkan berdasarkan kompetensi, kemampuan, dan profesionalisme.