Warga Singapura Kurban 1.800 Kambing di Samigaluh Kulonprogo

Ilustrasi penyembelihan hewan kurban - JIBI/Solopos/Dok
11 Agustus 2019 18:27 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga muslim yang bermukim di Singapura berkurban 1.800 ekor kambing di Kecamatan Samigaluh. Ribuan kambing akan disembelih dalam waktu tiga hari.

Penyalur hewan kurban dari Singapura yang juga pengelola Rajendra Farm, Bambang Wijiono, mengatakan setiap Iduladha biasanya warga Singapura berkurban kambing di Samigaluh. Penyaluran hewan kurban dari Singapura sudah berjalan sekitar 13 tahun. Tahun ini, perwakilan warga Singapura itu pun datang ke Kulonprogo untuk melihat prosesi penyembelihan sekaligus bertemu dengan Gubernur DIY.

“Di tahun ini, jumlah yang dikurbankan lebih banyak, walaupun tidak signifikan,” ujar Bambang, Minggu (11/8/2019).

Ia mengatakan, pada tahun lalu, ada 1.697 ekor kambing yang disembelih. Tahun ini meningkat menjadi 1.800 ekor.

Butuh tiga hari bagi panitia kurban menyembelih ribuan ekor kambing tersebut. Penyembelihan dilakukan dari Minggu (11/8/2019) sampai dengan Selasa (13/8/2019). Lokasi penyembelihan semuanya di Kecamatan Samigaluh.

Daging kurban akan disalurkan ke Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul. dan daerah lain yang membutuhkan.  

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap bantuan hewan kurban baik dari Singapura maupun yang dihimpun dan disalurkan oleh Pemkab Kulonprogo bisa dimanfaatkan masyarakat Kulonprogo dengan baik. Pemkab sudah menyebarkan surat edaran pada panitia penyembelihan agar warga memerhatikan kebersihan dan penyembelihan yang sesuai syariat.

Tahun ini, Pemkab Kulonprogo menghimpun dan menyalurkan bantuan hewan kurban sebanyak tujuh ekor sapi dan 31 ekor kambing. Hewan kurban tersebut disalurkan pada 41 penerima di sejumlah wilayah di Kulonprogo. Bantuan hewan kurban itu bersumber dari Pemkab Kulonprogo, Pemprov DIY, BUMD dan swasta.