Pemahaman Gender Terus Didorong

Camat Prambanan Rasyid Ratnadi (berdiri) saat Sosialisasi Pemahaman Gender untuk Masyarakat di Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Selasa (13/8/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
13 Agustus 2019 17:47 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY menggelar Sosialisasi Pemahaman Gender untuk Masyarakat di Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Selasa (13/8/2019). Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendorong adanya kesetaraan gender mulai dari tingkat desa.

Kepala Seksi Informasi Data Gender dan Kerja Sama, DP3AP2 DIY, Arif Nasirudin mengatakan DIY selama dua periode telah menyandang predikat Mentor dalam Anugerah Parahita Ekapraya (APE). Anugerah tersebut diberikan kepada daerah yang mampu mewujudkan kesetaraan gender. “Salah satu unggulan yakni mendorong pengarusutamaan gender sampai dilevel desa,” kata dia, Selasa.

Dia mengatakan sosialisasi tersebut akan dilaksanakan pihaknya di 75 titik di DIY. Targetnya, kata dia, saat dilakukan evaluasi pada 2020 mendatang, DIY bisa mempertahankan predikat Mentor tersebut. “Kami juga dorong agar kabupaten/kota lainnya juga untuk naik predikat, karena baru Sleman yang juga mencapai predikat mentor,” ucap dia.

Asisten Sekda DIY Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Arofa Noor Indriani mengatakan gender merupakan salah satu target indikator kinerja Gubernur. “Pengukuran kinerja berupa indeks pemberdayaan gender, yang menunjukkan apakah perempuan berperan aktif dalam kehidupan sosial, politik, maupun ekonomi,” kata dia.

Menurut dia, di tingkat desa, kesetaraan gender bisa dimunculkan, mulai dari peran perempuan dalam pengambilan keputusan rapat-rapat yang dilaksanakan, ikut serta dalam politik maupun pemerintahan, hingga ikut membantu dalam ekonomi. “Selama ini di DIY kesetaraan gender sudah dimaksimalkan oleh pemerintah,” ucap dia.

Camat Prambanan Rasyid Ratnadi, mengatakan Desa Sumberharjo merupakan salah satu desa paling padat penduduk serta paling luas di wilayah Prambanan. “Tentu dengan adanya kegiatan ini harapannya dapat menambah pengetahuan masyarakat. Sehingga nanti bisa menyebarkan juga dilingkungannya,” kata dia.